Angin Kencang Diprediksi Bulan Depan, Ini Antisipasi yang Dilakukan

GENDING – Tiupan angin yang begitu kencang di sebagian wilayah Kabupaten Probolinggo, akan mencapai puncaknya bulan depan. Mengantisipasi adanya angin kencang itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melakukan sejumlah antisipasi. Salah satunya memotong sejumlah pohon yang rawan tumbang.

Sejumlah petugas dari BPBD Kabupaten Probolinggo memotong sejumlah pohon yang rawan tumbang di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Dilanjutkan ke areal selatan Jalan Raya Kecamatan Leces-Kecamatan Tegalsiwalan. Terakhir, di areal wilayah barat di Jalan Raya Kecamatan Sumberasih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, mengantisipasi puncak angin kencang yang diperkirakan terjadi bulan depan, perlu pemotongan sejumlah pohon di tepi jalan raya. Terutama, pohon yang tergolong rawan tumbang dan mengganggu kabel listrik.

“Pohon yang kami tebang total ada 52 batang pohon. Di wilayah timur itu ada 18 pohon, wilayah selatan 15 pohon, dan 19 pohon di wilayah barat,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo (30/7).

Anung mengatakan, pemotongan pohon di tepi jalan raya nasional ini dilakukan setelah mendapatkan izin dari sejumlah pihak di tingkat provinsi. Mulai dari izin ke lingkungan hidup provinsi, koordinasi dengan BPBD provinsi, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Sebab, pohon di tepi Jalan Raya Nasional menjadi wewenang dari Pemerintah Pusat atau Pemprov.

“Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak di Provinsi. Kami tidak berani langung tebang pohon di tepi jalan raya nasional ini tanpa ada izin,” ujarnya.

Soal titik paling rawan saat puncak angin kencang bulan depan, Anung mengatakan, Kabupaten Probolinggo dikenal dengan adanya musim angin Gending. Karenanya, titik yang paling kencang anginnya di wilayah Gending. “Titik paling rawan itu di Gending, ini pusatnya angin kencang,” ujarnya. (mas/fun)


ANTISIPASI BENCANA: Sejumlah petugas memotong pohon yang rawan tumbang di Jalur Pantura, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)