Lokasi Tempat Pelajar SMKN 2 Dibegal Masuk Daerah Rawan Kejahatan

KEDOPOK – Lokasi pelajar SMKN 2 Probolinggo, Andrian Maksum, 15 dibegal di ruas jalan Barito, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, merupakan daerah rawan begal. Bukan kali ini saja aksi kejahatan jalanan terjadi di ruas jalan setempat.

Hal itu diungkapkan Supriyadi, salah seorang warga setempat yang ditemui tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelajar kena begal. Menurutnya, ruas jalan setempat memang kerap sepi. Termasuk saat siang hari.

Kondisi jalan yang sepi itulah membuat ruas jalan setempat rawan aksi kejahatan jalanan. Tak hanya begal motor, di lokasi kejadian, juga sempat beberapa kali terjadi pencurian.

“Memang sering di daerah sini (Jalan Barito). Saudara saya saja sudah dua kali kenak begal. Dulu ada petugas polisi yang berpakaian preman standby di sini. Tetapi, lama kelamaan saya perhatikan tidak ada. Kami sebagai rakyat mohon ada tindakan dari aparat pengamanan. Agar, tidak ada lagi korban imbas kejahatan jalanan,” harapnay.

Di sisi lain, Polsek Wonoasih hingga Senin malam terus melakukan penyelidikan terkait aksi begal itu. “Untuk sekarang, korban dirawat di RSUD dr Moh Saleh. Pihak Polsek sendiri sudah melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Wonoasih, Kompol Sukatno.

Menurut perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu, pihaknya kini masih berupaya meminta keterangan sejumlah saksi. “Tak ada saksi mata yang tahu persis saat kejadian pembegalan itu berlangsung. Sementara korban maupun orang tuanya masih belum bisa dimintai keterangan karena masih shock,” jelas Sukatno. (sid/mie)


RAWAN KEJAHATAN: Ruas jalan Barito, lokasi pelajar SMKN 2 Probolinggo kena begal, Senin sore (30/7). Di ruas jalan setempat, kerap terjadi aksi kejahatan jalanan. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)