Tangkap Pencuri-Penadah Handphone, Salah Satunya Residivis

BANGIL – Pernah merasakan pengapnya dinding penjara, tak serta merta membuat Samsudin, 31, warga Kluwut, Kecamatan Wonorejo, ini jera. Buktinya, ia kembali berulah hingga membuatnya kembali terseret ke penjara.

Tersangka ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan gara-gara mencuri handphone. Aksi pencurian itu dilakoninya 6 Juli 2018. Korbannya menimpa Fatihatur Rozikin, 20, warga Karangasem, Kecamatan Wonorejo.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menguraikan, tersangka ditangkap Sabtu (28/7). Penangkapan tersebut berawal dari aksi pencurian handphone yang dilakukannya beberapa pekan sebelumnya.

Tersangka melancarkan aksinya dengan masuk pintu depan rumah korban. Kebetulan, rumah tersebut tengah kosong lantaran korban tengah salat di musala.

Saat masuk ke dalam rumah itulah, pelaku mendapati handphone yang tercas di ruang tamu. Langsung saja, pelaku mengambil handphone tersebut. “Selanjutnya, ia kabur dengan membawa handphone merek Xiomi Note 5 tersebut,” terang Busan -sapaannya.

Handphone itu kemudian dibawa pelaku. Selanjutnya, ia menjualnya ke Arif Hidayat, 35, warga Desa/Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Samsudin mendapatkan uang hasil penjualan handphone itu sebesar Rp 850 ribu.

Korban yang mendapati handphone-nya raib, memilih untuk mengadukan ke polisi. Dari laporan itulah, petugas kemudian melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, mendapati handphone-nya telah berada di tangan Arif Hidayat.

Arif Hidayat akhirnya ditangkap Jumat (27/7). Dari keterangan Arif itulah, muncul nama Samsudin. Petugas kemudian bergerak ke rumah Samsudin untuk menangkapnya. Saat ditangkap, tersangka tengah menghisap sabu, (28/7).

Kepada petugas, Samsudin tak mengelak dengan apa yang dilakukannya. “Ia merupakan residivis kasus pencurian handphone tahun 2017,” sambung Busan.

Kini, karena perbuatannya itu, Samsudin harus meringkuk di penjara. Ia dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Sementara, Arif Hidayat dijerat pasal 480 KUHP tentang Penadahan. Mereka terancam hukuman 7 tahun penjara. (one/fun)