Cuma Raih Seri Lawan Persekam, Persekap Buang Peluang di Kandang

DIKEPUNG: Gelandang serang Persekap Khoirul Anwar berebut bola dengan pemain Persekam Metro FC dalam laga di stadion Untung Suropato, Minggu (5/8) sore. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Skuadra Persekap membuang peluang untuk jadi pemuncak klasemen sementara grup F Liga 3 Zona Nasional. itu setelah Minggu sore (5/8), tim berjuluk Laskar Untung Suropati itu gagal memetik poin penuh usai ditahan tim tamu Persekam Metro FC 0-0 di stadion Untung Suropati (Unsur).

Dengan hasil seri itu, posisi Persekap masih berkutat di papan bawah. Yakni satu setrip di atas Persida yang jadi penghuni dasar klasemen grup F.

Persaingan di Grup F sendiri masih cukup sengit. Sebab, tiga tim di atas Persekap poinnya hanya terpaut 1 poin dengan Persekap.

Bermain di kandang sendiri, arek-arek The Lasser –julukan lain persekap- malah lebih banyak tampil tertekan sejak wasit Suma asal Jakpus meniup peluit pertandingan. Tim tamu lebih unggul dari sisi ball possesion.

Lini pertahanan Persekap pun lebih banyak ditekan. Beruntung, pertahanan Persekap yang digalang sang kapten Bayu Handika masih cukup tangguh. Tak ada gol tercipta di babak pertama.

Di babak kedua, Khoirul Anwar cs mulai keluar dari tekanan. Beberapa peluang mencetak gol pun berhasil didapat. Sayang, dari sejumlah peluang itu, tak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Pelatih Persekap, Asyari Cahyani tak bisa menyembunyikan kekecewaanya usai laga. Menurutnya, para pemainnnya masih kerap terbawa emosi lawan.

Hal itu pun membuat strategi yang diterapkan pun tak jalan. “Kami sadari, anak-anak masih emosional. Dibanding pemain lawan, memang cukup jauh. Mereka sudah berpengalaman. Mainnya kalem. Akhirnya, anak-anak sering terbawa pola permainan lawan,” ungkapnya.

Kondisi itu pun disebutkan Asyari bakala jadi evaluasinya. Apalagi minggu depan, timnya harus bermain di kandang Persida Sidoarjo yang juga sama-sama membutuhkan poin untuk keluar dari zona degradasi.

Di sisi lain, pelatih Persekam Metro FC, Fery Taufiq Budiman mengatakan, jika pertandingan jauh dari yang diperkirakan sebelumnya. “Kami prediksi Persekap di babak pertama main menyerang. Tapi, mereka malah memperlambat tempo sendiri. Itu keuntungan sendiri bagi kami,” jelasnya. (tom/mie/fun)