Duit Rp 100 Juta yang Amblas usai Pecah Kaca untuk Kulakan Gabah

PANGGUNGREJO – Asyari, 48, warga Desa Minggir, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan masih nampak syok usai jadi korban pencurian modus pecah kaca. Rencananya membeli gabah pun kini berantakan.

Asyari sendiri tak menyangka ia bisa jadi korban. Ia mengaku tak merasa aneh mulai mengambil duit di bank BNI, hingga memilih singgah di rumah makan Sakinah di Jalan Kartini, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. “Saya baru saja mengambil uang di bank untuk keperluan pembelian gabah,” ungkapnya.

“Uangnya masih di dalam kantung dari bank. Sebelum keluar dari mobil, saya letakkan dibawah dasboard,” katanya. Setelah memastikan mobilnya dalam keadaan terkunci, ia pun masuk ke depot dan memesan makanan. Belum habis menyantap makan siang, Asyari dikejutkan teriakan warga sekitar.

Diduga, pelaku mengambil dari samping kanan. Sebab saat itu posisi mobil menghadap ke utara jalan. Asyari pun langsung bergegas melaporkan peristiwa itu ke Polres Pasuruan Kota.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Arumsari Puspita Dewi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Ia juga membenarkan kerugian yang dialami korban. Hanya saja, ia belum bisa berkomentar banyak atas kejadian itu. “Anggota saya sudah melakukan olah TKP. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tutupnya singkat. (tom/mie)