Tanpa Dua Pemain Inti, Persekap Optimistis Taklukkan Tuan Rumah

ABSEN: Khoirul ‘Togog’ Anwar ketika membela timnya beberapa waktu lalu. Sore ini, dia tidak akan bermain melawan Persida di Gelora Delta Sidoarjo, karena sakit. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Skuat Persekap tetap akan mematok hasil maksimal dalam laga melawan tim tuan rumah, Persida di Gelora Delta Sidoarjo, sore ini. Meski ada dua pemain inti yang dipastikan duduk di bangku cadangan, mereka optimistis bisa mencuri poin penuh.

Pelatih Kepala Persekap Asyari Cahyani mengatakan, dua pemain inti yang tak dapat berlaga itu; Wahyu dan Khoirul Togog. Kedua pemain yang berada di lini depan dan tengah itu harus absen karena sakit. Asyari juga tak ingin memaksa mereka turun lapangan. Tapi, keduanya tetap turut dalam rombongan tim ke Sidoarjo yang akan berangkat siang ini, pukul 11.30 WIB.

“Wahyu dan Togog sakit. Tapi, kami sudah siapkan penggantinya. Dalam beberapa kali latihan, dua pemain pengganti sudah menunjukkan performa yang cukup bagus. Harapan kami, mereka juga bisa bermain maksimal dalam laga besok sore (sore ini),” ujarnya.

Asyari juga menaruh harapan penuh terhadap tim secara keseluruhan. Ia berharap, target untuk bisa mencuri poin penuh di kandang lawan bisa terealisasi. Menurutnya, sejauh ini sudah banyak peningkatan yang ditunjukkan Bayu Handika cs. “Dalam dua kali latihan terakhir, anak-anak sudah cukup bagus. Banyak peningkatan, baik dari segi permainan maupun mental,” ujarnya.

Namun, hal itu tak cukup hanya dalam latihan. Asyari menegaskan, pola yang telah terbangun sejauh ini harus diterapkan saat berlaga. “Yang terpenting konsentrasi mereka tetap terjaga hingga pertandingan berlangsung. Karena, evaluasi dalam pertandingan sebelumnya mereka terlalu terbebani untuk bisa menang. Sebab, posisinya sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Asyari mengaku sedikit banyak sudah memetakan kekuatan lawan. Skuat Persida yang kini berada di dasar klasemen sementara memang tampak mudah dikalahkan. Namun, kata Asyari, kondisi itu tidak boleh menjadikan anak asuhnya bermain seenaknya.

“Harus tetap bermain maksimal. Tim lawan kan juga sebagai tuan rumah, pasti punya motivasi lebih. Tapi, kami juga persiapkan strategi untuk menghadapi mereka. Menit awal akan kami manfaatkan untuk memetakan pola lawan secara cermat, kemudian taktik kami jalankan,” ujarnya. (tom/rud)