Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Rekonstruksi Jalan Veteran Sisi Utara

PANGGUNGREJO – Keinginan warga Kota Pasuruan agar dapat melintas dengan nyaman di Jalan Veteran sisi utara, Kelurahan Bugullor, Kecamatan Panggungrejo segera terjawab. Pemprov Jatim memastikan rekonstruksi jalan nasional ini bakal dilakukan akhir bulan ini. Lantaran perbaikan memakan seluruh sisi utara jalan, maka akan ada rekayasa lalulintas selama pengerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo, Sentot Wijayanto mengungkapkan rekontruksi Jalan Veteran di sisi utara digarap tahun ini. Pengerjaaanya akan dimulai akhir Agustus.

Ia menjelaskan awalnya rekontruksi jalan tersebut ditarget dapat dilaksanakan awal pekan ini. Namun, rencana ini molor dari perencanaan. Pasalnya, izin dari Satlantas Polresta Pasuruan belum turun. Satlantas meminta pengerjaan diundur usai Hari Kemerdekaan.

“Pengerjaan rekontruksi jalan veteran tetap dilaksanakan tahun ini. Namun, kami undur paling lambat minggu keempat Agustus. Ini sesuai permintaan Satlantas,” katanya.

Sentot menjelaskan, rekontruksi Jalan Veteran dilakukan sepanjang 0,75 kilometer. Yakni mulai dari pertigaan Jalan Letjen Suprapto sampai perematan Bugulkidul. Rekontruksi ini jadi satu paket pengerjaan dengan rehab jalan Gempol sampai Probolinggo.

“Rekontruksi ini digarap oleh pelaksana asal Kota Surabaya. Nilai anggarannya sebesar Rp 38,5 miliar mulai Gempol-Probolinggo,” ujar Sentot.

KBO Satlantas Polresta Pasuruan, Iptu Yudi Prasetyo membenarkan jika pihaknya mendapatkan pengajuan izin dari BBPJN untuk perbaikan jalan di Veteran. Namun, ia meminta diundur sebab dikhawatirkan dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Satlantas memastikan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas jika dibutuhkan. Rekayasa ini bergantung pada kepadatan arus, bisa berupa contraflow atau kendaraan dapat melintas secara bergantian atau bahkan pengalihan arus kendaraan di barat maupun timur.

“Kami belum bisa memastikan rekayasanya seperti apa. Ini semua bergantung pada kepadatan di lapangan. Yang jelas, kami tidak akan lepas tangan,” terangnya. (riz/fun)