Tambah Rawat Inap Kelas III di RSUD Waluyo Jati, Ini Anggarannya

KRAKSAAN – Manajemen RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, kembali membangun ruang rawat inap tambahan. Ruangan untuk pasien kelas III itu, dibangun dengan anggaran sekitar Rp 2,6 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT).

Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan Endang Astuti mengatakan, pembangunan gedung di sisi selatan ruang bedah itu untuk ruang rawat inap kelas III ruang bedah. Mengingat, pasien kelas III di ruang bedah overload. Bangunan ini ditarget rampung akhir tahun ini. “Bangunan ruang rawat inap kelas III itu menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau dengan anggaran sekitar Rp 2,6 miliar,” katanya (26/8).

Menurutnya, selama ini jumlah pasien kelas III di ruang bedah yang bisa ditampung hanya sekitar 20 pasien. Tapi realitanya, pasien di ruang bedah bisa mencapai sekitar 30 orang. Sehingga, ada pasien yang dititipkan di ruang kelas II atau ruang lainnya. “Pembangunan ini untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski sudah ada bangunan yang dibongkar di lokasi yang akan dibangun, di sana belum terpasang papan proyek kegiatan pembangunan ini. Menurut Endang, tanda tangan kontrak pengerjaan pembangunan gedung ini baru dilakukan Kamis (23/8) lalu. Soal bangunan yang lama yang sudah dibongar, itu sendiri oleh pihak RSUD. Tidak termasuk dalam kontrak pembangunan ruang rawat inap ruang bedah.

“Luasnya itu sesuai rencana awal 30 meter kali 16 meter. Ternyata, di belakang ada lahan yang terkena bangunan. Jadi, tidak sampai 30 meter. Luas yang akan dibangun sekitar 25 meter kali 16 meter,” ujarnya.

Endang mengatakan, pembangunan ruang rawat inap ini rencananya akan dibangun 3 lantai. Namun, tahun ini akan dibangun satu lantai dulu. Karena fondasi kini dibangun dengan kedalaman sekitar 7 meter. “Bangunan itu untuk 3 lantai. Dua lantai untuk rawat inap kelas III, satu lantai lagi paling atas untuk ruang pertemuan. Tapi, tahun ini satu lantai dulu dan dilanjut tahun depan lantai duanya,” ujarnya. (mas/rud)