20 Ruangan Ditempati 519 Penghuni, Itulah Suasana di Rutan Bangil

BANGIL – Penghuni Rutan Bangil kian berdesakan untuk bisa tinggal di tahanan setempat. Maklum, jumlah penghuninya kian membeludak, hingga melebihi kapasitas yang ditentukan.

Overkapasitas Rutan Bangil memang sudah berlangsung lama. Namun, kondisinya saat ini semakin parah. Banyaknya masyarakat yang terjerat kasus hukum, tak sebanding dengan mereka yang keluar tahanan.

Kepala Rutan Bangil Wahyu Indarto mengungkapkan, kapasitas Rutan Bangil memang jauh dari ideal. Normalnya, daya tampung Rutan setempat hanyalah 200 orang. Kenyataannya, tidak demikian.

Karena saat ini, penghuni Rutan Bangil mencapai 519 orang. Artinya, jumlah warga binaan yang tinggal, jauh lebih banyak ketimbang kapasitas ideal. “Jumlah warga binaan kami memang tidak lagi ideal. Karena jauh melampaui kapasitas normal,” ungkap Wahyu, Jumat (31/8).

Wahyu menambahkan, jumlah tahanan yang keluar dengan yang masuk memang tak berimbang. Karena tahanan yang masuk, lebih banyak. Bisa dua kali tahanan yang keluar. Hal ini, yang membuat jumlah warga binaan kian membeludak.

Menurut Wahyu, Rutan Bangil memiliki sebanyak 20 ruangan untuk warga binaan. Setiap ruangan, memiliki besaran berbeda-beda. Ada yang 3×3 meter hingga 9×4 meter persegi.

Besaran ruangan tersebut, mempengaruhi kapasitasnya. Paling sedikit, hanya mampu menampung 4 sampai 5 orang. Sementara paling banyak, hanya mampu menampung 8 sampai 10 orang.

Kenyataannya, satu ruangan kecil bisa diisi hingga 10 orang. Sementara ruangan besar bisa sampai 25 orang. “Mereka harus berdesak-desakan. Karena untuk perluasan ruangan memang tidak memungkinkan,” tambahnya.

Tidak banyak yang bisa dilakukan, selain memaksimalkan ruangan yang ada. Selain mengupayakan untuk pemindahan tahanan ke lapas di wilayah Jatim juga pemberian bebas bersyarat bagi mereka yang memenuhi ketentuan. Langkah inilah yang dilakukan untuk mengurangi jumlah warga binaan. (one/fun)