Dua Titik Bisnis Esek-esek di Kraksaan Akhirnya Dibongkar

KRAKSAAN – Komitmen Pemkab Probolinggo membersihkan kawasan Desa Asembagus dan Kelurahan Semampir, Kraksaan dari praktik prostitusi, tak main-main. Jumat (31/8), dua lokasi yang selama ini kerap jadi ajang bisnis esek-esek itu akhirnya ditertibkan.

Penertiban dilakukan perangkat Desa Asembagus dan Kelurahan Semampir, Kraksaan. Dibantu sejumlah warga. Mereka berinisatif menertibkan lokalisasi itu setelah Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo mengeluarkan surat peringatan pertama pada pemilik rumah dan warung remang-remang di sana. Berdasarkan surat itu, penertiban dilakukan.

“Perangkat yang menertibkan sendiri. Mereka berinisiatif menertibkan setelah ada surat peringatan pertama dari Dinas PUPR,” terang Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Kepala Desa Asembagus Ali Ibang Fansuri menjelaskan, sebelum penertiban, Pemdes Asembagus telah menyosialisasikan terlebih dulu kepada warga Blok Sampitan, Dusun Asemkandang, Desa Asembagus dan pemilik warung. Bahwa akan dilakukan penertiban, Jumat (31/8) pagi.

“Penertiban dilakukan berdasarkan surat peringatan pertama yang dikeluarkan Dinas PUPR. Penertiban yaitu membongkar bilik-bilik kamar yang ada di warung-warung dan rumah yang selama ini dipakai tempat prostitusi,” terangnya.

Pernertiban sendiri dilakukan sejak pukul 07.00. Saat itu, perangkat dari Asembagus dan Semampir dibantu sejumlah warga melakukan penertiban. Pemilik warung dan rumah juga membongkar sendiri bilik yang ada.

Total ada enam titik yang ditertibkan. Tiga warung di Desa Asembagus dan tiga warung di Kelurahan Semampir. Di Desa Asembagus yaitu warung Bu Sulama alias Sutomo, 60, warga Desa Asembagus. Lalu, warung Bu Asi alias Mindar dan Bu Sipa. Sedangkan di Kelurahan Semampir adalah warung Bu Faisol, Muhammad Husen, dan Bu Mis.

Salah satu pemilik rumah yang ditertibkan, Muhammad Husen, 36, warga Desa Ranuangung, Kecamatan Tiris, mengaku telah membongkar dua unit bilik kamar miliknya. Sebab, ada perintah dari Lurah Semampir untuk dibongkar. (hil/hn)