Gagal Kabur, Begal Motor asal Wonorejo Ini Tewas Dimassa

AKHIRNYA MEREGANG NYAWA: Hasbulloh saat dirawat di RSUD Bangil. Minggu jelang subuh ia mengembuskan napas terakhir usai dimassa warga saat gagal kabur usai merampas motor korban di Purwosari. (Foto: Polsek Purwosari for Radar Bromo)

Related Post

PURWOSARI–Maraknya aksi begal di wilayah Pasuruan rupanya membuat warga geram. Buntutnya saat ada pelaku begal ditangkap, warga pun langsung menghajar hingga klenger dan akhirnya meregang nyawa.

Pelaku perampasan motor dan HP yang meregang nyawa itu adalah Hasbulloh, 23, asal Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi perampasan motor itu terjadi pada Sabtu malam (1/9). Sekitar pukul 23.45. Yang jadi korban adalah M. Udin Abdillah, 17, warga Desa Kayoman, Kecamatan Purwosari.

Malam itu bersama dua temannya mengendarai dua motor. Mereka baru saja pulang nonton orkes di Desa Cendono, Purwosari.

Saat sampai di Desa Pager, mereka dihentikan oleh beberapa orang tak dikenali. Setelah berhenti, lalu salah seorang pelaku memukuli korban. Selanjutnya, mengambil paksa handphone (HP) dan motor Honda Sonic N 3944 TCD.

Setelah berhasil melakukan perampasan, saat itu juga pelaku kabur membawa pergi motor dan HP korban. Korban pun berupaya melakukan pengejaran.

Saat sampai di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, atau sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian, Hasbulloh terjatuh dari motornya. Bersamaan dengan itu, banyak warga yang tengah meronda.

Walhasil, dengan mudah pelaku Hasbulloh ditangkap. Pelaku pun langsung dihajar warga. “TKP perampasannnya jauh dari permukiman warga. Saat itu korban bersama dua orang temannya naik dua motor pulang nonton orkes di Cendono. Di perjalanan dihadang sekitar 6 pelaku di Pager. Selain dipukul, HP dan motornya dirampas. Nah, satu orang pelakunya jatuh dan babak belur dimassa di Sengonagung,” jelas Kapolsek Purwosari, AKP Made Suardana.

Saat di lokasi kejadian, pelaku yang dimassa masih bernapas. Hasbulloh mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.05 saat dirawat di RSUD Bangil. Nyawannya tak tertolong karena alami luka parah. (zal/mie)