Terduga Begal Winongan Diciduk saat Ngopi, Bawa Pedang dan Bondet

WINONGAN–Polisi bergerak cepat mengusut aksi begal yang menimpa Hirman Humaini, 17, pelajar SMKN Winongan, Rabu pagi (5/9) pagi. Malam harinya, kepolisian setempat telah mengamankan seorang terduga begal.

Terduga begal itu diciduk dari sebuah warung kopi di Desa Lebak, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Polisi juga masih memburu pelaku begal lainnya.

Kapolsek Winongan, AKP Handoyo mengatakan, usai dapat laporan begal, pihaknya langsung menindaklanjuti. “Jadi, kami (Polsek Winongan) langsung di-back up tim dari Polres Pasuruan, buser dan intel terjun ke lapangan,” jelasnya.

Usai melakukan penyelidikan, polisi pun lantas melakukan penangkapan pada terduga begal di sebuah warung kopi. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.00.

Terduga begal yang diamankan itu berinisial S, 37 warga Sruwi, Kecamatan Winongan. Saat itu, ia sedang ngopi di warung kopi tersebut. Saat diamankan, pelaku disebutkan membawa benda tajam.

“Jadi, ada pedang dan 2 bondet. Langsung kami jadikan Barang Bukti (BB). Ini berarti pelaku memang sudah siap akan membegal setiap saat,” jelas Handoyo

Usai menangkap S, polisi terus memburu pelaku begal lainnya (lihat videonya disini). Diketahui, pelajar SMKN Winongan dibegal saat hendak berangkat ke sekolah. (eka/mie)