Periksa 6 Saksi, Motif Pembunuhan Siswa SMKN 1 Grati Masih Misteri

DIEVAKUASI: Jasad Mahfud saat hendak dibawa ke RS Bhayangkara, Porong, Sidoarjo. Polisi belum berhasil mengungkap siapa dibalik peristiwa pembunuhan tersebut. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan Kota hingga Sabtu (15/9) masih melakukan penyelidikan atas tewasnya Mahfud Budi Setiawan, 17, pelajar asal Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sejauh ini, sudah ada 6 saksi yang diperiksa penyidik. Mulai dari keluarga dan warga di sekitar lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, pemeriksaan pada saksi-saksi tersebut belum mengarah pada pelaku. Termasuk motif dibalik pembunuhan yang menimpa siswa SMK Negeri 1 Grati tersebut.

“Saat ini masih kami dalami keterangan dari para saksi. Juga segala informasi yang ditemukan, bila memang berpotensi untuk dijadikan bahan penyelidikan, akan kami himpun,” terang eks Kapolsek Purwodadi ini.

Hanya saja, Slamet –sapaan akrabnya– belum menyimpulkan lebih jauh terkait dengan motif pembunuhan yang menimpa korban. Pasalnya, dari keterangan keluarga korban ada barang milik korban yang hilang. Di antaranya yakni motor Yamaha Vixion dan ponsel merek Oppo.

“Dugaan sementara, korban dibunuh di lapangan itu dan pelaku jelas mengambil barang korban. Karena barang milik korban memang hilang. Nah, unsur memilikinya ini juga masih didalami. Apakah itu hanya ingin menghilangkan jejak atau ada unsur lain,” papar Slamet.

Ia berharap kasus itu dapat segera terungkap. “Keterangan yang disampaikan para saksi akan kami susun sebagai kesatuan informasi untuk memburu pelakunya,” katanya. Salah satunya keterangan saksi yang menyebut bahwa malam hari sebelum ditemukannya korban, ada beberapa motor yang terlihat di lapangan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, jasad Mahfud Budi Setiawan ditemukan oleh salah satu warga yang hendak merumput di Lapangan Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jumat (14/9) pagi. Korban tewas bersimbah darah dalam kondisi telentang.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka akibat benturan benda tumpul dan benda tajam. Ia mendapat luka di kepala bagian kanan, luka robek pada kepala bagian belakang, dan luka memar di wajah. (tom/rf)