Ratusan Madin-TPQ di Kota Pasuruan Tak Dapat Bantuan

PURWOREJO – Sejauh ini di Kota Pasuruan ada 473 Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ). Ratusan lembaga pendidikan ini sudah terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan. Dari jumlah itu, hanya 5 lembaga yang mendapat bantuan operasional sekolah (BOS) dari Kemenag RI.

Tahun ini, Kemenag RI memberikan BOS Rp 75 juta untuk 5 Madin dan TPQ. Setiap lembaga itu mendapatkan bantuan Rp 15 juta. Bantuan ini, lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya Rp 10 juta per lembaga. “Anggarannya Rp 75 juta dari Kemenag RI,” ujar Kasi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kemenag Kota Pasuruan, Ahmad Marzuki.

Marzuki mengatakan, anggaran ini untuk 3 lembaga Madin dan 2 lembaga TPQ. Masing-masing lembaga mendapatkan Rp 15 juta. Menurutnya, anggaran ini hanya diberikan kepada lembaga yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan BOS.

Menurutnya, persyaratannya serupa dengan tahun lalu. Yakni, lembaga harus mengantongi Surat Keputusan Kemenkum-HAM. Serta, mendapatkan sertifikat berupa izin operasional dari Kemenag Kota Pasuruan.

Selain itu, lembaga itu juga harus aktif meng-update education management information system (emis) setiap bulannya. Serta, harus mengajukan proposal dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Anggaran ini nantinya hanya boleh digunakan untuk biasa operasional pendidikan. Seperti, pembelian bahan ajar dan alat tulis kantor,” ujar Marzuki. (riz/rud)