Jual SS, Ibu Dua Anak Diringkus Polisi dan Susul Suami ke Penjara

BANGIL – Marhati, 42, warga Kelurahan/Kecamatan Pandaan ini harusnya belajar dari apa yang menimpa suaminya. Namun kenyataannya, ia justru mengikuti jejak suaminya yang akhirnya membuatnya dipenjara.

Ibu dua anak ini ditahan polisi, gara-gara bisnis sabu-sabu yang dilakoninya. Kasatreskoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono mengutarakan, tersangka ditangkap Senin (17/9). Penangkapan itu dilakukan petugas di dalam rumahnya sekitar pukul 14.00.

Tersangka ditangkap bukan tanpa alasan. Ia kedapatan tangan membawa sabu-sabu. Dugaan kuat ia juga menjadi penjual barang haram tersebut. “Ada informasi yang kami dapatkan. Setelah kami tindaklanjuti, ternyata benar. Tersangka pun kami amankan,” jelasnya.

Menurut Nanang, saat penangkapan itu, tersangka hanya bisa pasrah. Dari tangannya, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Selain dua kantong plastik berisi sabu-sabu dengan masing-masing berat 0,82 dan 0,45 gram, petugas juga menyita hendphone.

Bersama barang buktu yang ditemukan itu, petugas digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Di hadapan petugas, tersangka terpaksa melakoni pekerjaan tersebut, untuk menyambung hidup. Karean suaminya, tidak bisa lagi memeneri nafkah.

“Ia menjadi tulang punggung keluarganya. Suaminya, ditangkap gara-gara kasus sama, yakni narkoba,” tambahnya.

Seharusnya, kata Nanang, tersangka belajar dari apa yang menimpa suaminya. Bukan malah ikut-ikutan menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba. Kini, karena perbuatannya itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 112 jo pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya 10 tahun penjara. (one/fun)