Pencurian Amplifier di Masjid Kraton Ternyata Residivis

KRATON – Kepolisian sudah memastikan bahwa Kurniawan, 38, tersangka pencuri amplifier di sebuah masjid di Kraton, Rabu (19/9) lalu bukan orang baru. Dalam penyidikan yang dilakukan, polisi menduga bahwa tersangka merupakan spesialis pelaku pencurian dengan pemberatan.

Kapolsek Kraton, AKP Masroni menyatakan hal itu diperkuat dengan berbagai barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka. Diantaranya yakni gergaji besi, obeng, kunci inggris, linggis kecil, gunting dan beberapa benda lainnya.

“Sejak awal kami memang curiga karena tersangka membawa alat-alat tersebut. Keperluannya untuk apa, karena pengakuannya kan untuk kepentingan kerjanya di mebeler,” ucapnya.

Lebih lanjut, Masroni mengaku dirinya tak lantas mempercayai begitu saja dengan pengakuan tersangka. Polisi terus mendalami keterangan tersangka lebih lanjut. Hasilnya, tersangka memang diduga kuat sebagai spesialis pelaku pencurian dengan pemberatan.

Semua alat yang dibawa tersangka, juga diduga telah dipersiapkan untuk memuluskan setiap aksinya. “Mulanya memang mengelak terus. Namun akhirnya dia mengakui bahwa memang pernah melakukan perbuatan yang sama sebelumnya,” jelasnya.

Masroni menyebut, tersangka pernah ditahan dengan kasus serupa di kawasan Keboncandi. Hal itu dilakukannya sekitar dua tahun yang lalu. Saat itu tersangka telah menjalani hukuman dengan vonis hakim selama setahun pidana penjara.

DIBAKAR: Motor Yamaha Jupiter milik Kurniawan yang dibakar massa di Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kamis (20/9). (Foto M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

“Jadi dia memang residivis. Sejauh ini masih satu TKP. Namun kami kembangkan untuk mengungkap apakah tersangka pernah beraksi di TKP lain,” tandas Masroni.

Diberitakan sebelumnya, Kurniawan, 38, nyaris dihajar massa usai tertangkap basah hendak membawa kabur dua buah amplifier di Masjid Nurul Azhar, Jalan Banyu Pait, Desa Bendungan, kecamatan Kraton, Rabu (19/9). Ia berhasil diamankan di markas TNI AU Raci. Namun massa yang geram langsung membakar motor Yamaha Jupiter yang digunakan tersangka saat itu. (tom/fun)