Tersangka Pembunuhan Siswa SMKN 1 Grati Bertambah

 

PASURUAN – Polisi terus mengembangkan kasus pembunuhan pada Mahfud Budi Setiawan, 17, siswa SMKN Negeri 1 Grati. Seorang pemilik bengkel kini diamankan petugas, lantaran diduga terlibat dalam pertolongan jahat pada pembunuhan itu.

Dia adalah Hefri Prayudo, 25, warga Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Hefri ditangkap, beberapa saat setelah petugas Polres Pasuruan menangkap Dimas Gilang Aditia, tersangka pelaku pembunuhan pada Mahfud Budi Setiawan. Pria yang sehari-hari bekerja di bengkelnya sendiri itu menjadi jujukan pertama tersangka, setelah membunuh korban.

Setelah membunuh korbannya, tersangka memang membawa kabur motor korban. Kemudian dijual dengan kondisi spare part terbongkar.

“Setelah membunuh korban, tersangka Dimas membawa kabur ponsel dan modem korban dengan mengendarai motor korban. Dari lapangan Sumurwaru di Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, ia menuju ke bengkel tersangka Hefri,” ucap Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso.

Slamet menjelaskan, Dimas dan Hefri memang saling kenal sebelumnya. Keduanya bahkan berteman sejak lama. Oleh karena itu, tersangka Dimas menemui Hefri untuk membantunya dalam memuluskan aksi kejahatan yang ia lakukan.

“Di tempatnya Hefri inilah motor korban dipreteli. Sebagian spare part dibawa oleh tersangka Dimas untuk dijual sendiri. Namun selebihnya ada di bengkel untuk dijual terpisah oleh Hefri,” tambahnya.

Hefri pun diamankan beberapa waktu setelah petugas meringkus Dimas. Dari pengakuan Dimas itu pula, polisi mendapat keterangan terkait dugaan keterlibatan Hefri dalam kasus pertolongan jahat. “Ia kami amankan beserta motor korban yang sudah dalam kondisi pretelan,” jelas dia.

Ia menambahkan, Hefri kini telah ditahan di sel Mapolres Pasuruan Kota. Ia dikenai Pasal 480 KUHP ayat 1 tentang tindak pidana Pertolongan Jahat atau praktik penadahan. Ancaman hukuman yang diberikan kepada tersangka Hefri paling lama empat tahun pidana penjara. (tom/hn)