Berkas Pembakar Terduga Pencuri Dikembalikan, Ini Penyebabnya

KRAKSAANKasus pembakaran terhadap terduga pencuri kendaraan bermotor (curanmor) di Tiris, Samhadi, 30, dikembalikan Kejari Kabupaten Probolinggo. Sebab, berkas dalam kasus yang menewaskan warga Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, itu dinilai belum lengkap.

Kasi Pidum Kejari Kabupaten Probolinggo Ardian Junaedi mengaku, sudah menerima pelipahan berkas kasus pembakaran terhadap Samhadi. Pihaknya juga sudah mempelajari berkas dengan 8 tersangka itu. Hasilnya, masih ada yang perlu diperbaiki atau dilengkapi. “Berkasnya kami kembalikan ke penyidik untuk dilengkapi. Pengembalian berkas sudah dilengkapi dengan petunjuk,” ujarnya, kemarin.

Berkas perkara ini dilimpahkan penyidik Polres Probolinggo, bulan lalu. Ada 8 tersangka dalam kasus ini. Mereka sama-sama warga Desa Tlogosari. Yakni, Amin, 45; Rofi, 36; Mistar, 43; Suparman, 43; Samin, 35; Sugi, 25; Edi Efendi, 21; serta Kepala Desa Tlogosari Saton.

Juli lalu, mereka diamankan polisi setelah membakar Samsudi, yang diduga akan mencuri motor milik warga Desa Tlogosari. Akibatnya, Samsudi meregang nyawa. Sedangkan, delapan tersangka ini ditahan di Mapolres Probolinggo.

Dalam perkara ini, kata Ardian, kedelapan tersangka dijadikan dalam berkas terpisah. Namun, pasal mereka sama-sama disangka melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan subsider pasal 170 KUHP ayat (2), serta pasal 351 KUHP ayat (2) tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. “Kami sekarang menunggu berkasnya diperbaiki dan dilimpahkan kembali ke kami,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengaku, masih berusaha melengkapi berkas perkara kasus ini sebelum kembali dilimpahkan kejaksaan. “Sekarang masih tahap perbaikan,” ujarnya. (mas/rud)