5.857 Warga di Kota Pasuruan Belum Lakukan Perekaman E-KTP

PANGGUNGREJO – Kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman dalam mengurus E-KTP masih rendah. Terbukti, ribuan warga masih belum melakukan perekaman. Data kependudukan mereka terancam diblokir.

Kabid Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan (Dispendukcapil) Kota Pasuruan, Arfat mengungkapkan jumlah wajib E-KTP di Kota Pasuruan sebanyak 151.147 warga dan 145.290 warga diantaranya sudah memiliki E-KTP. Sementara, 5.857 warga belum melakukan perekaman.

Ia pun berharap agar ribuan warga ini segera melakukan perekaman. Sebab, jika sampai 31 Desember mendatang mereka belum melakukan perekaman, data kependudukan mereka bisa diblokir. Akibatnya, segala kepengurusan menggunakan KTP tidak bisa dilakukan.

Arfat menjelaskan dalam catatannya, 3500 warga diantaranya tercatat belum melakukan foto diri. Alasannya pun beragam. Ada yang pindah domisili, berada di luar kota atau negeri untuk bekerja atau melanjutkan studi.

“Ada ribuan warga yang tidak kami ketahui keberadaanya. Kami pun sudah mengontak RT/RW setempat. Jika mereka memang sibuk, kami siap jemput bola,” ungkap Arfat. (riz/fun)