Diperiksa 11 Jam, Wali Kota Pasuruan Digelandang KPK ke Jakarta

BANGIL–Dari tujuh orang yang diperiksa tim Komisi Pemberantasan Korupsi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Pasuruan, empat diantaranya digelandang ke Jakarta. Mereka dibawa ke Jakarta untuk diminta keterangan lebih lanjut.

Sementara tiga diantaranya dipulangkan. Dari keempat yang dibawa ke Jakarta, salah satunya adalah Wali Kota Pasuruan, Setiyono.

Pemeriksaan di Mapolres Pasuruan berlangsung panjang. Mereka mulai menjalani pemeriksaan di Mapolres Bangil sekitar pukul 08.00.

Ketujuhnya menjalani pemeriksaan di ruang rapat terbatas di lantai dua Mapolres Pasuruan. Lantai dua itupun sangat steril. Awak media yang hendak menuju ke lantai dua, tidak diperkenankan.

“Mohon maaf mas, tidak boleh di sini. Mohon turun,” ujar salah satu anggota, meminta agar wartawan koran ini turun ke lantai dua.

Mereka yang menjalani pemeriksaan itu, baru keluar Mapolres Pasuruan sekitar pukul 19.00. Atau usai 11 jam diperiksa. Mereka mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Dari lantai dua, para terperiksa KPK tersebut, diantar menuju bus polisi untuk kemudian dibawa ke Bandara Juanda Surabaya.

Tidak ada komenter apa pun dari pihak Walikota saat digelandang ke bus polisi. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan, diacuhkan. Dengan pengawalan dari pihak kepolisian, Setiyono langsung menuju bus polisi yang sudah terparkir di depan pintu utama Polres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono menguraikan, Polres Pasuruan hanya ketempatan bagi KPK untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan dilantai dua. (one/mie)