Pengedar SS asal Purwodadi Ini Nekat Naik Atap saat Mau Diringkus

BANGIL – Hal yang berbahaya pun bisa dilakukan saat sedang terdesak. Bahkan, yang berisiko mengancam jiwa sekalipun. Inilah yang dilakukan Ali Mustofa, 28, warga Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Gara-gara takut ditangkap polisi, ia nekat naik genting rumahnya.

Bahkan, genting empat rumah sudah dilewatinya. Hingga akhirnya ia menyerah dan berhasil ditangkap petugas. Ali ditangkap petugas Reskoba Polres Pasuruan, Selasa (2/10) malam.

Penangkapan itu bermula dari penyalahgunaan narkoba yang dilakukannya. Pelaku diduga menjadi pengedar sabu-sabu. Petugas pun menelusuri dugaan itu.

“Kami kemudian menggerebek pelaku di rumahnya sekitar pukul 22.00. Ketika hendak digerebek, ia berusaha kabur dengan menaiki genting rumahnya serta lari di genteng melewati empat rumah,” terang Kasat Reskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono.

Namun, upaya pelaku untuk lolos, tak membuahkan hasil. Petugas akhirnya berhasil meringkusnya. Dari penangkapan itu, sejumlah barang bukti diamankan.

Ada tiga kantong plastik kecil berisi sabu-sabu dengan berat masing-masing, 0,29 gram; 0,12 gram; dan 0,11 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan pipet kaca yang masih berisi sabu-sabu seberat 2,57 gram.

“Kami juga mengamankan pipet kosong, sebungkus rokok, dan beberapa barang bukti lainnya,” tandasnya.

Berdasarkan pengakuan pada petugas, menurut Nanang, pelaku terpaksa menjadi pengedar sabu-sabu karena tak memiliki pekerjaan. Kini, pelaku dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman penjara 10 tahun penjara. (one/fun)