Bawaslu Ajukan Dana Rp 4 Miliar untuk Pilpres-Pileg, Cukup Tidak ?

PASURUAN – Bawaslu Kabupaten Pasuruan mulai menyiapkan tahapan Pilpres dan Pileg 2019. Untuk persiapan itu, Bawaslu pun mengajukan anggaran operasional dan kegiatan sebesar Rp 4 miliar ke Bawaslu Jawa Timur.

Alfan Wahyudi, kepala sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasuruan mengatakan, tahap pilkada sudah selesai Juli kemarin. Sehingga, Bawaslu tidak lagi mendapat hibah anggaran dari Pemkab Pasuruan.

“Untuk Pilpres dan Pileg ini dana anggaran di Bawaslu daerah adalah dari Bawaslu Pusat. Sehingga, tidak lagi mendapat hibah dari pemerintahan daerah,” jelasnya.

Memang, saat ini sudah masuk masa kampanye. Namun, dana yang turun adalah dana untuk honorarium Bawaslu, staf Panwascam, dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL). Sedangkan anggaran untuk biaya operasional dan kegiatan belum turun.

Namun, Alfan mengatakan, Bawaslu sudah mengajukan anggaran Rp 4 miliar ke Bawaslu Jatim. Anggaran itu untuk biaya operasional, kegiatan Bawaslu seperti sosialisasi, pemantauan, perhitungan Data Pemilih Tetap (DPT), termasuk honor petugas di Bawaslu.

“Sudah kami usulkan Rp 4 miliar dan informasinya akan turun Oktober ini,” jelasnya.

Dana tersebut untuk meng-cover kebutuhan sampai akhir tahun 2018. Sedangkan tahun 2019 akan dianggarkan lagi, sesuai kegiatan dan sosialisasi Bawaslu sampai pengawasan pemilu dan pasca pemilu. (eka/fun)