Dua Pekan, Hasil Otopsi Bidan yang Makamnya Dibongkar Belum Keluar

PASURUAN – Dua pekan sudah pembongkaran makam almarhumah Rasni Firlindasari, 29, dilakukan untuk tindakan otopsi. Hingga saat ini, pihak keluarga harus bersabar. Itu dikarenakan pihak kepolisian belum mengantongi hasil otopsi dari RS Bhayangkara, Porong, Sidoarjo.

“Sampai saat ini kami belum menerima (hasil otopsi). Kami juga masih menunggu, untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso, Rabu (10/10).

Oleh karena itu, polisi juga belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Sebab, hasil otopsi itulah yang akan dijadikan bahan penyelidikan. Terutama untuk dapat mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Slamet juga mengaku pihaknya tak bisa memastikan kapan hasil otopsi keluar. Sebab, ia pun memaklumi pemeriksaan yang dilakukan di RS Bhayangkara Porong, harus detail. Sehingga, kata Slamet, hal itu memang memerlukan waktu yang cukup lama.

Selebihnya, Slamet enggan berspekulasi saat ditanya soal keraguan pihak keluarga korban terkait dengan penyebab kematian Rasni. Ia menegaskan, hasil otopsi itu yang akan dijadikan dasar hukum aparat dalam bertindak.

“Kami tak ingin menduga-duga, karena segala tindakan yang kami lakukan harus berdasarkan bukti-bukti. Jadi ditunggu saja hasil otopsinya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, makam Rasni Firlindasari yang ada di pemakaman umum Dusun Rodowo, Desa/Kecamatan Beji dibongkar. Pembongkaran makam itu dilakukan, untuk mengusut kematian wanita yang dikenal sebagai bidan di RSUD Bangil tersebut.

Pembongkaran makam itu juga didasari atas permintaan dari pihak keluarga korban. Sebab, pihak keluarga mencurigai kematian Rasni yang disebut akibat bunuh diri, dirasa janggal. Bahkan, pihak keluarga meyakini Rasni meninggal bukan karena bunuh diri. (tom/fun)