Sulit Identifikasi Penyebab Laka yang Menewaskan Perawat di Pohjentrek

PASURUAN – Penyelidikan atas kasus kecelakaan di Jalan Raya Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, yang menewaskan seorang perawat, Merillia Anizar Liefani, 28, belum menemukan titik terang. Sebab, pengendara motor yang diduga sebagai pemicu kecelakaan itu belum diketahui.

Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Heri Purnomo memastikan, ada tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan itu. Selain motor dan truk yang melindas korban, ada pemotor lain yang juga terlibat. “Tapi, sampai sekarang kami belum mengetahui identitas pemotor tersebut. Padahal, dialah yang diduga sebagai penyebab,” ujarnya, Sabtu (13/10).

Heri menjelaskan, sebelum jatuh dan terlindas truk, korban bersenggolan dengan pemotor dari arah berlawanan. Pemotor itulah yang menyebabkan korban terjatuh hingga akhirnya terlindas truk yang melintas dari belakang korban.

Ia mengaku, pihaknya memang kesulitan dalam mengidentifikasi pemotor itu. Namun, penyelidikan akan terus dilakukan. Salah satunya dengan kembali mengorek keterangan dari sejumlah saksi. Baik itu sopir truk, maupun warga sekitar. “Sejauh ini belum ada keterangan yang bisa menjelaskan identitas pemotor itu. Namun, tetap akan kami dalami,” janjinya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (11/10) lalu, Merillia Anizar Liefani, 28, terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, warga Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban terlindas sebuah truk yang berjalan di belakangnya. (tom/rud)