Bawa Sabu, Oknum PNS Satpol PP Kota Pasuruan Diciduk

PASURUAN – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba kembali bertambah. Kali ini, seorang PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan diamankan tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota. Polisi menemukan sebuah paket sabu dari pelaku.

Pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu bernama Abdullah Nasich, 41. Warga Kelurahan/Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan itu tercatat sebagai PNS di Satpol PP Kota Pasuruan. Pria tamatan S1 tersebut ditangkap petugas, Sabtu (13/10) lalu.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP ML Tadu mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah Tambaan, Gadingrejo. Setelah itu, ia pun mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Setelah kami selidiki, ternyata memang dikonfirmasi telah ada transaksi narkoba yang terjadi di kawasan itu. Akhirnya kami lakukan pendalaman. Baru kemudian kami curigai satu orang,” ungkap Tadu.

Perwira polisi dengan tiga setrip di bahunya itu menerangkan, tersangka diamankan sekitar pukul 17.00. Mendapati kedatangan petugas, tersangka pun tak mampu mengelak. Petugas yang meringkusnya langsung melakukan penggeledahan paksa.

“Saat digeledah, kami temukan plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga ialah narkoba jenis sabu,” jelasnya.

Bersama barang bukti itu, tersangka kemudian digelandang menuju ke Mapolres Pasuruan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tadu menyebut, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap serbuk kristal yang diduga sabu tersebut. “Dan memang dipastikan itu merupakan paket sabu. Beratnya 0,90 gram,” bebernya.

Senin (8/10), tersangka juga telah diperiksa secara intensif. Tadu menyebut, pihaknya telah menahan tersangka di sel Mapolres Pasuruan Kota. Hal itu dilakukan selama proses penyidikan berlangsung hingga beberapa waktu kedepan. Menurut Tadu, tersangka dijerat dengan UU 35/2009 tentang narkotika.

“Kami akan segera memberikan pemberitahuan ke pihak Pemkot Pasuruan. Karena yang bersangkutan tercatat sebagai PNS di Pemkot Pasuruan,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Trantib Satpol PP Kota Pasuruan, Nur Fadholi membenarkan bahwa Abdullah Nasich merupakan PNS di instansi korps penegak perda tersebut. “Iya dia memang salah satu staf penyidik. Sudah sekitar lima tahun berdinas di Satpol PP,” katanya. (tom/mie)