Dua Tersangka Curanmor Komplotan Oknum Perangkat Desa Didor

DITEMBAK: Dua tersangka curanmor Yusup dan Mulyadi diamankan anggota Polres Probolinggo. Sebelum ditahan, dia mendapatkan perawatan medis setelah ditembak polisi. (Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

 PAITON- Dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditembak anggota Polres Probolinggo. Sebab, mereka melawan polisi ketika hendak diamankan Tim Gabungan Buru Sergap (Buser). Mereka merupakan komplotan oknum Perangkat Desa Patemon Kulon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Maqbullah.

Kini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres Probolinggo. Yakni, Supriadi Heri Susanto alias Yusup, 36, warga Desa Sumberkembar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Dia dibekuk Sabtu (13/10) lalu. Serta, tersangka Mulyadi, 28, warga Desa Patemon Kulon, Kecamatan Pakuniran. Kemarin, diringkus ketika berada di Bali.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan, kasus curanmor Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, bulan lalu akhirnya terungkap tuntas. Pihaknya telah membekuk komplotan Perangkat Desa Patemon, Maqbullah, yang sempat dimassa ketika tepergok mencuri motor bulan kemarin.

“Pelaku pencurian motor yang diamuk massa bulan lalu itu tidak beraksi sendirian. Kami sudah berhasil membekuk rekannya. Dia adalah Supriadi Heri Susanto alias Yusup,” ujarnya, kemarin.

Riyanto mengatakan, Yusup ditangkap di Desa Kecik, Kecamatan Besuk, Sabtu (13/10), sekitar pukul 15.30. Saat hendak ditangkap, tersangka berusaha melawan. Sehingga, polisi melumpuhkannya dengan menembak kakinya. “Tersangka Maqbullah juga mengaku mencuri sepeda motor Yamaha Vega R bernopol AE 3389 JO di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Desa Sukodadi,” ujarnya.

Begitu tersangka Yusup dibekuk, kepada polisi dia menyebut rekannya yang juga pernah terlibat kasus pencurian. Dialah tersangka Mulyadi, 28, warga Desa Patemon Kulon, Kecamatan Pakuniran. Kemarin, Mulyadi dibekuk di Jalan Raya Blahbatu, Kabupaten Gianyar, Bali. “Tersangka ini spesialis pelaku curanmor. Terbukti, ada banyak TKP (tempat kejadian perkara) yang pernah dilakukan tersangka Mulyadi,” ujar Riyanto.

Kemarin, menurut Riyanto, Mulyadi mengaku telah melakukan curanmor di tiga TKP. Di antaranya, di Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran; Desa Alaspandan, Kecamatan Pakuniran; dan di Desa Talkandang, Kecamatan Kotaanyar. “Curanmor di TKP itu terjadi pada pertengahan tahun ini semua. Ada akhir Agustus dan awal September,” ujarnya.

Diketahui, Jumat (21/9), sekitar pukul 12.00, Maqbullah menggondol motor milik Slamet, 32, warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton. Saat itu, korban sedang bertamu ke rumah saudaranya Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton.

Ternyata, motor ini ditemukan dibawa Maqbullah melintas di Desa Kalikajar, Kecamatan Paiton. Di sana, Maqbullah dihadang dan dihajar. Karenanya, Maqbullah sempat dilarikan ke Puskesmas Paiton dan dirujuk ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Kepada polisi, Maqbullah mengaku telah melakukan curanmor di sejumlah tempat. Di antaranya, di Kecamatan Besuk, Kecamatan Kotaanyar, dan di Kecamatan Pakuniran. (mas/rud)