Revitalisasi Pasar Sukorejo Dapat Tambahan Rp 400 Juta, Digunakan untuk Ini

SUKOREJO – Revitalisasi pasar Sukorejo sampai kini masih dikerjakan. Fisiknya baru mencapai 50 persen. Meski belum selesai, proyek yang dibiayai dari APBN senilai Rp 5,1 miliar dan dikerjakan PT. Cipta Prima Selaras tersebut, kini mendapat tambahan dana atau adendum dari pusat.

Tambahan itu besarannya mencapai Rp 400 juta. Dana itu diberikan Kementerian Perdagangan RI. Pemberian tambnahan dana itu dibenarkan Syaifudin Zuhri, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Disperindag Kabupaten Pasuruan,

“Dapat tambahan dana lagi dari pusat, untuk revitalisasi Pasar Sukorejo ini. Nilainya tak banyak, hanya Rp 400 juta,” tutur Syaifudin Zuhri saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo berada di Pasar Sukorejo, Selasa siang (16/10).

Informasi ini ia dapatkan langsung dari Kementerian Perdagangan RI di Jakarta. Kini, dalam proses untuk pencairan dananya. Anggarannya bersumber dari APBN. Menginggat revitalisasi Pasar Sukorejo ini pembiayaan dananya full dari pusat.

“Adendum ini akan dipergunakan untuk tambahan bangunan kios. Jika sebelumnya hanya 33 unit saja, nantinya menjadi 57 unit. Namun untuk losnya tetap, tidak ada perubahan jumlah kiosnya yakni 152 unit,” ungkapnya.

Meskipun ada adendum, ia tegaskan waktu kalender kerja untuk pembangunan fisiknya tetap. Tentunya tidak ada penambahan hari dan tak boleh molor.

“Sebelum akhir tahun pekerjaan fisiknya harus tuntas, pastinya tetap terus memantau sekaligus monitoring dilapangan,” ucap Udin sapaan akrabnya. (zal/fun)