Enam Hari Api Hanguskan 435 Hektare Lereng Arjuno di Pasuruan

PURWODADI – Kebakaran hutan yang kembali melanda di lereng Gunung Arjuno sejak Sabtu (13/10) lalu, meludeskan ratusan hektare lahan. Kebakaran yang berlokasi di wilayah Taman Hutan Rakyat (Tahura) R Soerdjo tersebut, baru tuntas dipadamkan Kamis (18/10).

Kebakaran di lereng Gunung Arjuno itu terjadi di dua daerah. Di wilayah Kabupaten Malang, tepatnya di Lawang dan Singosari. Untuk di Kabupaten Pasuruan, kebakaran berlokasi di Blok Parang, masing-masing berada di Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi dan Desa Cendono, Kecamatan Purwosari.

Perlu waktu enam hari untuk memadamkan api secara tuntas di lereng Arjuno wilayah Kabupaten Pasuruan. Hal ini disampaikan langsung Koordinator Lapangan Pamhut UPT Tahura R. Soerdjo seksi Malang di Pasuruan Iwan Harwiyanto.

“Untuk Kabupaten Pasuruan kebakaran hutannya di wilayah kami terjadi dari Sabtu (13/10) sore hingga Kamis (18/10) pagi. Saat ini, apinya berhasil dipadamkan,” ungkap Iwan saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (19/10).

Luas lahan yang terbakar selama enam hari, totalnya sekitar 435 hektare. Rinciannya, 310 hektare di Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi. Sisanya, 125 hektare di Desa Cendono, Kecamatan Purwosari. Semuanya berada di Blok Parang, lereng Gunung Arjuno.

Adapun vegetasi yang terbakar dalam kebakaran hutan di lokasi tersebut, mayoritas berupa alang-alang dan semak belukar, juga cemara gunung. Dalam upaya pemadamannya sendiri, petugas dari Pamhut tidak sendirian. Tetapi, dibantu warga dari desa sekitar penyangga hutan, yang bersama-sama naik ke gunung dan melakukan pemadaman.

“Medannya sulit dan anginnya kencang, sehingga api yang ada cepat menyebar dan membakar vegetasi disekitarnya. Untuk pemadamannya jadi lama, berlangsung hingga beberapa hari,” tukasnya. (zal/fun)