Pikap Putar Balik Picu Kecelakaan Beruntun di Banjarsari

SUMBERASIH-Arus lalu lintas di jalan raya Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo terganggu Jumat sore (19/10). Itu setelah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan.

Tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 15.00. Hanya, tiga mobil yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah.

Bripka Yeri Mugiarto, anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota menerangkan, kecelakaan itu dipicu saat pikap bernopol  N 8045 RG yang dikendarai oleh Lukman, 19 Asal Desa Sumendi Barat, Kecamatan Tongas melaju dari arah barat menuju timur. Saat sampai di lokasi kejadian, Lukman hendak putar arah.

Diduga, ia kurang memperhatikan kendaraan yang ada di depanya. Sebab, saat itu kondisi jalan sedang ramai. Dari arah berlawanan (timur ke barat) sedang melaju kencang mobil Suzuki APV N 794 CA yang dikemudikan oleh Ali Robani, 39, warga Sawojajar, Malang.

Saat itu, di belakang mobil APV juga ada mobil Grandmax warna putih B 1986 UZH yang identitas sopirnya belum diketahui. Lantaran cukup mepet, bagian samping kiri pikap pun langsung ditabrak  dari depan oleh Suzuki APV. Tak berhenti disitu, Granmax putih juga langsung menghantam bagian belakang Susuki APV hingga mobil yang dikemudikan Ali Robani berputar 360 derajat.

“Jadi, pikap itu mau putar arah, tapi tidak memperhatikan kendaraan di depanya. Sehingga, oleh APV langsung dihantam bagian sampingnya, dan dari belakang ada Grandmax yang juga menghantam belakang APV,” terang Yeri.

Meski tidak ada korban jiwa, namun tiga orang yang mengalami luka lecet langsung dilarikan RSUD Tongas. Yakni,  sopir pikap dan dua penumpang APV. Sedangkan pengemudi Grandmax, langsung melanjutkan perjalanan karena kendaraannya tak alami kerusakan berarti.

Tiga orang yang dirawat di RSUD Tonags selain sopir pikap adalah Suprihatin, 49 warga Karangkates, Sumberpucung, Malang dan Nur Susanti, 52 Sawojajar, Kedungkandang, malang. Keduanya merupakan penumpang dari APV.

Ali Robani sopir APV menambahkan, sopir pikup tersebut tiba-tiba langsung motong untuk putar arah begitu saja. “Saya dari BJBR hendak pulang ke-Malang, sesampainya disini (TKP) ada pikap yang tiba-tiba belok. Saya kaget, ngerem tidak nutut. Akhirnya tabrakan, dari belakang saya juga ditabrak mobil lain, akhirnya mobil saya sampai berputar,” jelasnya. (rpd/mie)