70 Lebih Jaringan Irigasi Rampung, Bulan Depan Tuntaskan Normalisasi

BANGIL – Sebanyak 82 jaringan irigasi yang dinormalisasi di Kabupaten Pasuruan, dipastikan rampung sepenuhnya pada November tahun ini. Saat ini, lebih dari 70 jaringan irigasi yang sudah dinormalisasi.

Seperti diungkapkan Kepala Dinas PU Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka. Hanung menjelaskan, tahun ini setidaknya ada 82 jaringan irigasi yang akan dinormalisasi.

Sebagian besar merupakan program yang direncanakan melalui APBD 2018. Sementara lainnya, merupakan tambahan di P-APBD 2018. Puluhan jaringan irigasi itu, menelan anggaran setidaknya Rp 3,3 miliar.

Menurutnya, proses normalisasi jaringan irigasi tengah berjalan. Hampir 90 persen jaringan irigasi bahkan sudah diselesaikannya. “Lebih dari 70 jaringan irigasi yang sudah kami normalisasikan. Prosesnya terus berjalan,” kata Hanung.

Kegiatan normalisasi itu, dilakukan di sejumlah titik. Mulai Bangil, Rembang, Pandaan, dan sejumlah jaringan irigasi lainnya.

Beberapa kendala memang sempat terjadi. Seperti masalah medan, hingga tumpukan sampah yang menyulitkan proses pengerukan. Namun, pihaknya meyakinkan persoalan tersebut bisa diselesaikan.

“Kendala memang ada. Seperti bangunan-bangunan yang ada di sepadan sungai. Begitupun dengan sampah-sampah,” ulasnya.

Pihaknya menegaskan, kegiatan normalisasi itu untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi. Supaya daya tampung jaringan irigasinya bisa lancar.

Ia menargetkan, proses normalisasi jaringan irigasi di Kabupaten Pasuruan rampung bulan depan. “Kami targetkan, akhir November semuanya sudah selesai,” pungkasnya. (one/hn)