Duh, Sejumlah Fasilitas Proyek Gravitasi Dirusak Warga

TIRIS – Balai Besar Sumber Daya Air (BBSDA) Provinsi Jawa Timur terus berusaha memperbaiki proyek pipanisasi sistem gravitasi di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Tujuannya, mempercepat pemanfaatan hasil proyek untuk warga sekitar. Namun, dalam perjalanan ada fakta lain. Yakni, adanya sejumlah fasilitas yang dirusak warga.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo mengatakan, ada beberapa titik yang menjadi sasaran perusakan oleh warga. Salah satunya di ground Bangsal.

“Ada oknum warga yang merusak ground atau penyimpanan air. Itu, juga masuk kendala dalam pengerjaan proyek gravitasi ini. Sebab, tandon itu untuk menyimpan air dari pipa gravitasi. Setelah itu, nanti dialirkan ke pelanggan, tapi dirusak oleh oknum,” ujarnya.

Gandhi mengatakan, perusakan itu dilakukan terhadap pipa pembuangan udara, tutup bak penampungan, dan menyumbatan pipa. Sehingga, air tidak mengalir dan memenuhi ground.

“Itu dilakukan oleh warga untuk mendapatkan air. Sehingga, mereka bisa melakukan kegiatan mandi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kali ini, Gandhi mengaku, pihaknya tidak mempermasalahkan adanya perusakan ini. Pihak BBSDA juga langsung memperbaikinya. Namun, jika perusakan itu terus dilakukan, Gandhi mengaku, terpaksa akan melaporkannya kepada kepolisian.

“Untuk saat ini tidak kami laporkan. Kami memilih untuk memperbaikinya. Tapi, jika nanti perusakan dilakukan lagi, akan kami laporkan,” janjinya.

Selain itu, agar warga yang ada di sekitar ground tidak kembali merusaknya, pihaknya juga membuatkan dua kran air. Itu dilakukan agar warga bisa mendapatkan air bersih dari kran ini, sehingga tidak merusak jaringan pipanisasi ini.

“Semoga warga bisa bersabar. Jadi, mereka nanti akan mendapatkan air bersih dari proyek ini. Kalau terus dirusak, akan lama lagi prosesnya,” ujarnya. (sid/rud)