Satu Caleg DPRD Kabupaten Probolinggo dari PDIP Meninggal

KRAKSAAN – Jumlah calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Probolinggo dipastikan berkurang. Sebab, ada satu caleg dari PDIP yang meninggal dunia. Karenanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo akan segera menggelar rapat pleno untuk menghapus satu nama caleg tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi mengatakan, awalnya pihaknya telah menetapkan dalam daftar calon tetap (DCT) sebanyak 548 caleg. Namun, pekan lalu ada satu caleg yang meninggal dunia.

Sehingga, pihaknya akan mencoret satu nama caleg dari daerah pemilihan (dapil) dua itu. “Rabu (hari ini) kami berencana menggelar rapat pleno soal penghapusan nama satu caleg di dapil II karena meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (23/10).

Zubaidi mengatakan, dengan meninggalnya seorang caleg ini, partai politik yang mengusungnya tidak bisa menggantinya dengan caleg baru. Sebab, pihaknya telah menetapkan DCT. Kecuali, caleg itu meninggal sebelum penetapan DCT. “Sudah kami sampaikan kepada PDIP. Caleg yang meninggal tidak bisa diganti dengan caleg baru, karena sudah penetapan DCT,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPC PDIP Kabupaten Probolinggo Suhud mengatakan, caleg bernama Joko itu meninggal sekitar enam hari lalu. Dengan begitu, jumlah caleg di dapil II dari partainya hanya ada 5 orang.

Sedangkan, jumlah caleg se Kabupaten Probolinggo dari PDIP berkurang dan menjadi 47 orang. “Kami bisa menerima alasan KPU tidak bisa mengganti dengan caleg baru karena sudah ditetapkan DCT,” ujarnya. (mas/rud)