Pakai Speed Gun, Pengendara yang Lebihi Kecepatan Maksimal di Tol Gempol-Pandaan Ditilang

PANDAAN- Sejumlah 40 kendaraan yang melintas di Jalan Tol Gempol-Pandaan ditilang. Kamis, puluhan kendaraan itu diketahui melaju dengan melebihi batas kecepatan maksimal.

Hal itu diketahui ketika petugas gabungan dari Satlantas Polres Pasuruan dan PJR Polda Jatim mengukur kecepatan kendaraan menggunakan speed gun. Kemarin, kegiatan ini dilakukan di Tol Gempol-Pandaan di Km 48, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol mulai pukul 14.00 hingga 15.00.

“Kendaraan yang melebihi batas kecepatan maksimal atau berjalan dengan kecepatan di atas 100 kilometer per jam terpantau langsung dengan speed gun. Begitu keluar gerbang tol, langsung kami tilang,” ujar Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Jatim AKBP Guritno.

Guritno mengatakan, saat melaju di ruas jalan tol batas kecepatan maksimal kendaraan 100 kilometer per jam. Karenanya, ketika ada kendaraan yang melaju melebihi batas maksimal kecepatan itu, langsung ditilang. Menurutnya, dengan menggunakan speed gun, kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dapat terpantau secara maksimal hingga 300 meter. Serta, ada bukti rekaman yang langsung tersimpan secara otomatis. “Pelanggar yang melebihi kecepatan maksimal tidak bias mengelak. Karena kami punya buktinya,” ujarnya.

LANGSUNG DITILANG: Pengendara yang melanggar melebihi batas kecepatan ditilang selepas gerbang Tol Pandaan. (Rizal Fahmi Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Dari puluhan kendaraan yang melanggar itu, kemarin terdiri atas dua bus, satu pikap, dan 37 lainnya mobil pribadi. “Paling rendah kecepatannya 110 kilometer per jam, paling tinggi ada yang 170 kilometer per jam,” ujarnya.

Guritno mengatakan, kegiatan serupa ke depan akan terus dilakukan secara rutin dan berkala. Tentunya dengan lokasi bergantian dan diprioritaskan di ruas jalan tol dan ruas jalan arteri nasional. “Ini salah satu upaya menekan terjadinya laka lantas di ruas jalan tol. Angkanya cukup tinggi dari Januari hingga akhir September kemarin mencapai 83 kasus se-Jatim,” ujarnya. (zal/fun)