Bau Alkohol, 40 Remaja Diciduk, 1 Remaja Dibawa ke Mapolresta

MAYANGAN – Razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Satpol PP Kota Probolinggo, Sabtu malam (27/10) atau malam minggu lalu berbuah hasil. Sebanyak 40 remaja berhasil diamankan.

Puluhan remaja itu diamankan dari tiga lokasi berbeda. 25 remaja diamankan dari sebuah warung kopi di jalan dr Moh. Saleh. Sisanya dari Stadion Bayuangga dan jalur lingkar utara (JLU). Remaja yang diamankan itu terdiri dari lelaki dan perempuan.

Puluhan remaja itu diamankan karena didapati bau alkohol dan disinyalir usai pesta minuman keras (miras). Mereka lantas dibawa ke kantor Satpol PP di jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan.

Dari 40 remaja itu, satu diantaranya dibawa ke Markas Polres Probolinggo Kota (Mapolresta). Sebab, didapati membawa obat keras jenis pil trek.

Remaja yang diamankan itu berinisial NN. Ia diamankan di sebuah warung kopi di jalan dr Saleh. NN diketahui mengantongi obat keras jenis pil trek di sakunya.

NN mengaku, pil itu akan dikonsumsi sendiri. NN pun diserahkan ke anggota Resnarkoba di Polres Probolinggo Kota, malam itu juga.

“Untuk yang bawa pil, kami langsung berkoordinasi dengan Polresta. Pelaku langsung kami serahkan pada polisi,” terang Kasi Ops di Satpol PP Hendra Kusuma.

Dikatakannya, operasi rutin yang digelar itu bertujuan meningkatkan keamanan dan ketenteraman. Juga untuk menindaklanjuti keresahan warga di tiga lokasi itu.

Hendra melanjutkan, banyak warga melapor bahwa tiga lokasi itu sering digunakan pesta miras alias mabuk-mabukan. Terutama saat libur sekolah atau malam Minggu. “Ada 40-an remaja yang kami amankan. Satu perempuan,” tandasnya.

Menurut Hendra, seluruh remaja yang ngopi di warung trotoar Jalan dr M Saleh itu diamankan berikut sepeda motornya dan lima botol arak. Mereka yang tidak ikut menenggak miras, dipulangkan. Sedang remaja yang minum miras, dibina dan orang tuanya dipanggil. (rpd/mie)