Ditabrak Avanza Oleng di Pendil, Istri Tewas, Suami Patah Tulang

BANYUANYAR-Nahas dialami pasangan suami-istri (pasutri) asal Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Motor yang dikendarai pasutri ini tertabrak sebuah mobil di jalan raya Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Akibatnya, sang istri yang diketahui bernama Safitri, 35 pun harus meregang nyawa. Sementara sang suami yang diketahui bernama Mustofa, 43 mengalami sejumlah luka.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu maut itu terjadi sekitar pukul 13.45. Kecelakaan maut itu bermula saat mobil Toyota Avanza yang dikendarai Yusuf Efendi, 54 warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron melaju dari arah selatan ke utara.

PICU KECELAKAAN: Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara terhadap mobil Avanza yang hilang kendali di Pendil, Banyuanyar. (Istimewa)

Entah apa sebabnya, saat sampai di lokasi kejadian, mobil mendadak hilang kendali. Mobil yang dikendarai Yusuf itu oleng ke kanan. Padahal, dari arah berlawanan juga melaju motor yang dikendarai pasutri Safitri dan Mustofa.

Lantaran jaraknya sangat dekat, tabrakan pun tak bisa dihindari. “Jadi, saat mobil oleng itu, menabrak kendaraan lain yang dikendarai oleh Mustofa dan istrinya. Sehingga kecelakaanpun tak terhindarkan. Kecelakaanya tepat adu depan,” ujar Kanit Laka Polres Probolinggo, Ipda I Nyoman Harayasa.

Pasutri itu pun langsung terjatuh. Sementara mobil menabrak tiang yang ada di sekitar lokasi kejadian. Safitri pun meninggal di lokasi kejadian. Sementara sang suami alami patah kaki kanan dan tangan kiri.

Di sisi lain, Yusuf sang pengendara mobil pingsan. “Semua korban langsung dibawa ke RSUD Waluyojati Kraksaan. Semuanya langsung dilakukan pertolongan. Sementara untuk korban meninggal, langsung dibawa ke kamar mayat,” jelasnya.

Polisi sendiri saat ini masih mendalami tabrakan itu. “Karena kealfaan dan kelalaian Pengemudi kendaraan Kendaraan Minibus Toyota Avanza. Diduga, pengemudi Yusuf Effendi kurang cakap mengendarai kendaraannya. Sehingga mengakibatkan kecelakaan,” jelas Nyoman. (sid/mie)