DPO Curanmor Diringkus Polisi saat Berada di Rumah Mertua

PANGGUNGREJO – Wahyudi, warga Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, tak bisa bersembunyi terlalu lama. Sebab, polisi telah mengendus keberadaannya saat tengah berada di rumah mertuanya, di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Pria 27 tahun itu ditangkap tim Resmob Polres Pasuruan Kota, Kamis (1/11).

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso menjelaskan, Wahyudi ditangkap menyusul adanya laporan polisi pada Mei lalu. Saat itu, sebuah motor Yamaha Mio Sporty milik Abdul Holiq, 33, diketahui raib sekitar pukul 23.00 saat diparkir di rumahnya di Kelurahan Ngemplakrejo.

“Dari bahan keterangan yang kami kumpulkan, memang kuat dugaan bahwa Wahyudi ialah pelakunya. Kemudian kami selidiki lebih dalam dan memang bukti-buktinya terkonfirmasi dengan barang milik korban yang dicuri,” ujar Slamet.

Kata Slamet, Wahyudi melancarkan aksinya seorang diri. Sehari sebelumnya, Wahyudi telah memetakan lokasi yang bakal menjadi sasaran pencuriannya. Keesokannya, Wahyudi mendatangi rumah korban saat situasi sepi menjelang tengah malam.

“Pelaku langsung mengambil motor yang terparkir di depan rumah. Ia merusak setang kunci motor menggunakan kunci palsu. Kunci palsu ini juga sudah kami amankan sebagai barang bukti,” sambung Slamet.

Setelah berhasil merusak setang kunci, dengan penuh ketenangan pelaku mengeluarkan motor warna hitam itu dari teras rumah korban. Ia lalu menyalakan mesin motor dan membawa kabur. Slamet menyebut, motor hasil curian itu kemudian dijual ke teman pelaku seharga Rp 1 juta. Padahal, harga di pasaran motor tersebut senilai Rp 5,5 juta.

Slamet mengaku, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Terutama, untuk mendalami sejauh mana keterlibatan teman tersangka yang membeli motor curian itu. Sedangkan Wahyudi sendiri, saat ini telah ditahan di sel Mapolres Pasuruan Kota. (tom/fun)