Pemasangan Girder di Tembokrejo Lebih Cepat, Lihat Nih Penampakannya

PURWOREJO – Jembatan atau flyover untuk jalan Tol Gempol-Pasuruan akhirnya tersambung. Pemasangan boks girder untuk Tembokrejo II yang dilakukan bertahap itu berakhir Senin (5/11). Dibandingkan sebelumnya, pemasangan boks girder lebih cepat.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pemasangan enam boks girder bentang 38,8 itu dilakukan mulai pukul 10.00. Sejak itu pula, arus lalu lintas di sepanjang Jalan KH Mansur ditutup sementara. Sejumlah aparat kepolisian berjaga untuk memastikan lokasi proyek steril dari pengguna jalan maupun kendaraan yang melintas.

Satu per satu boks girder diangkat dengan menggunakan crane yang ada di dua sisi. Setelah girder terpaut dengan tiang abutment, pekerja langsung menguncinya. Begitu pun dengan pemasangan kelima girder yang ada di sisi selatan tersebut.

Berbeda dengan sebelumnya, dimana ada enam boks girder dengan ukuran yang sama telah terpasang di sisi utara. Pemasangan kali ini terbilang lebih cepat. Hingga pukul 14.30, keenam boks girder sudah terpasang dan dalam keadaan terkunci. Arus lalu lintas pun kembali dibuka.

Pelaksana Utama PT Wijaya Karya, Daniel Resdiyanto mengatakan pemasangan itu lebih. “Alhamdulillah tidak ada kendala. Lebih cepat, karena posisi crane sudah disetting. Beda dengan sebelumnya yang baru datang, harus di-setting lebih dulu,” ujarnya.

Setelah pemasangan girder itu, Daniel mengaku pihaknya akan segera merampungkan timbunan yang aada di masing-masing sisi tiang abutment. “Kalau jembatannya, memang kami kejar segmen pelatnya sampai di posisi parapet,” ungkap dia.

Selain itu, Daniel juga menjelaskan area yang masih belum tersambung. Tepatnya di jembatan Tembokrejo I yang ada di sisi barat jembatan Tembokrejo II. “Namun area yang belum tersambung pada TR 1 itu tinggal separo. Pengerjaannya masih berjalan,” akunya.

Ia juga mengaku optimistis, pengerjaan itu akan selesai sesuai dengan target. Satu-satunya kendala yang dikhawatirkan saat ini yakni cuaca yang diperkirakan memasuki musim hujan. “Kendalanya hanya jika turun hujan. Selama cuaca masih terang, akan lebih cepat pengerjaan konstruksinya,” pungkas dia. (tom/fun)