Demi Rokok, Warga Paiton Ini Ajak Teman Curi Udang di Tempat Kerjanya

PAITON-Apa yang dilakukan Fathur Rozi, 34 warga Jabungsisir, Paiton, Kabupaten Probolinggo ini sungguh kelewatan. Sebagai petugas penjaga tambak udang di Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, ia bukannya menjaga udang-udang itu. Yang ada, ia malah mengajak 3 temannya untuk mencurinya.

Walhasil, kini ia bersama tiga temannay itu pun harus mendekam di sel tahanan Polsek Paiton. Ke empat pelaku itu dibekuk petugas, Rabu malam (7/11) di tempatnya bekerja.

Dari empat tersangka itu, tiga di antaranya warga Desa Jabungsisir. Yakni, Fathur Rozi, 34; Saiful Anam, 25;  dan Susanto, 24. Sedangkan, seorang tersangka lagi berasal dari Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Saifur Rohman, 27.

Saifur Rohman mengaku sudah lama bekerja di tambak udang tempatnya mencuri. Malam itu dirinya tergiur mencuri udang sebagai tambahan penghasilan untuk membeli rokok. “Saya mencuri untuk tambahan membeli rokok saja, saya menyesal,” ujarnya.

Kapolsek Paiton AKP Riduwan mengatakan, ke empat tersangka tertangkap setelah tepergok penjaga malam tambak udang. Mereka tidak dapat mengelak dan langsung digelandang ke Mapolsek Paiton. “Mereka mencuri udang tiga kali dalam tiga malam berturut-turut,” katanya.

Riduwan mengatakan, selama ini Fathur Rozi dipercaya menjadi penanggung jawab tambak udang petak 63. Ternyata, Fathur mengajak ketiga tersangka mencuri udang di petak 63 itu.

Senin (5/11) malam, mereka berhasil nyolong 11 kilogram udang. Selasa (6/11) malam, mereka kembali beraksi dan kembali membawa 11 kilogram udang. Rabu (7/11) malam, mereka tertangkap penjaga malam tambak.

“Udang hasil curian itu dijual ke pasar dengan harga Rp 330 ribu. Uangnya dibagi berempat. Masing-masing tiga tersangka Rp 75 ribu dan sisanya tersangka Fathur paling banyak,” ujar Riduwan.

Menurutnya, ketiga tersangka dengan mudah masuk ke petak 63 karena mendapat akses dari tersangka Fathur selaku penanggung jawab. Udang berusia sekitar 45 hari itu mereka serok dan dimasukkan sak bekas pakan udang. Dalam kasus ini, polisi mengamankan sekitar 10 kilogram udang hasil curian malam terakhir dan serok.

“Para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” ujarnya. (mas/rud/mie)