Sumur Bor Warga Blawi Bau Gas Menyengat, bila Disulut Api, Menyala

BANGIL–Warga Dusun Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi (11/11) heboh. Itu setelah pengeboran sumur milik warga setempat tak menghasilkan air. Yang ada, malah mengeluarkan lumpur berbau gas.

Bahkan, udara di kawasan sumur setempat bila disulut dengan api, menyala. Warga khawatir, sumur bor tersebut meledak.

Ikhwal munculnya sumur api itu, bermula saat Abuwang mengalami kekurangan air. Sumurnya kering, sehingga ia berniat membuat sumur di tempat lain.

Mulanya, ia membuat sumur manual di belakang rumahnya, Oktober lalu. Namun, upayanya itu gagal lantaran airnya tidak nyumber.

Ia pun mencari tempat lain, yakni di samping rumah. Lagi-lagi gagal, hingga ia akhirnya pindah ke depan rumahnya. “Saya ngebor menggunakan mesin. Saya minat, setelah milik tetangga sumbernya besar,” terangnya.

Pengeboran mulai dilakukan Jumat lalu (2/11). Namun, air tak kunjung keluar, hingga sedalam 20 meter. Justru yang keluar, lumpur berbau. Baunya menurut Abuwang seperti bau lumpur gas di lapindo. “Lumpurnya seperti kebiru-biruan. Baunya persis lumpur lapindo,” sambungnya.

Karena itu, pengeboran sempat dilakukan dihentikan. Hingga Jumat (9/11), bau menyengat itu semakin kuat. Warga sekitar pun dibuat waswas.

Ia pun kemudian melakukan pengetesan. Yakni dengan mengambil plastik yang kemudian dimasukkan ke mulut pipa sumur bor, untuk menangkap udara sumur. Plastik itupun diikat langsung disulut korek. Ternyata, plastik itu langsung menyala. “Saat itulah, kami meyakini, sumur bor ini memiliki kandungan gas,” tambahnya.

Buwang-sapaannya, kemudian menancapkan penutup paralon yang sudah dipasangi tutup cop sepeda. Saat disulut dengan korek api, ujung cop sepeda itu menyala-nyala. “Kalau malam hari, nyalanya berwarna biru,” urainya. (one/mie)