3 Tahun Mangkrak, Bangunan Mall Poncol Mulai Banyak yang Rusak

PANGGUNGREJO – Sudah hampir tiga tahun Mall Poncol kosong dan mangkrak. Rencana fungsional aset Pemkot yang terletak di Jalan Kyai Wachid Hasyim, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo ini tidak kunjung terealisasi. Bangunan dua lantai tersebut kini sudah mulai banyak yang rusak.

Sebut saja atap yang ada di lantai satu dan dua. Ada beberapa atap yang jebol karena terkena hujan. Selain itu, cat bangunan mulai buram. Jika tidak segera digunakan, bukan tidak mungkin kondisi bangunan akan semakin rusak.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, Mualif Arif mengungkapkan rencana fungsional Mall Poncol masih tetap ada. Pemkot sendiri masih berupaya menawarkan pengelolaan Mall tersebut pada investor.

Namun, sayangnya, berulang kali ditawarkan, Pemkot belum menemukan kesepakatan dengan investor. Mayoritas investor yang menawar selalu tidak mencapai kata sepakat usai mengetahui kondisi Mall Poncol saat ini.

Di sisi lain keinginan untuk memfungsikan Mall Poncol sebagai sentral usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan produk unggulan di Kota Pasuruan masih terkendala. Pasalnya, pihaknya masih harus melakukan sejumlah pembenahan.

Pembenahan ini dengan membongkar pintu sirkulasi udara di lantai II, sehingga tidak lagi menggunakan air conditioner (AC). Sebab, rencananya lantai ini nantinya bakal digunakan untuk UMKM makanan dan minuman (mamin).

“Wali Kota memang punya keinginan untuk memfungsikan sebagai UMKM. Cuma kondisi saat ini, tidak memungkinkan. Ya, harus dibenahi dahulu agar masyarakat dan pelaku UMKM tertarik. Dan selagi itu, kami tetap menawarkan ke investor,” kata Ayik-sapaan akrab Mualif Arif.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto menjelaskan Pemkot perlu melakukan langkah kongkrit tentang Mall Poncol. Untuk itu, Pemkot harus membuat kajian terlebih dahulu. Kajian ini tentang gambaran Mall Poncol yang dihubungkan dengan UMKM.

Hal ini perlu dilakukan untuk memperhitungkan produk apa yang tepat di jual di Mall Poncol dan jumlah UMKM yang terlibat di dalamnya. Ini juga termasuk memperhitungkan dampak sosial dan antisipasinya karena lokasi yang berdekatan dengan Masjid Jami’ Al Anwar.

“Tentunya Pemkot juga harus melakukan perbaikan lebih dahulu agar UMKM tertarik. Ini bukan perkara bisa atau tidak, melainkan Pemkot serius atau tidak. Kalau tidak segera difungsikan maka kerusakan bisa bertambah,” jelas ketua fraksi PKS ini. (riz/fun)