600 Personel Gabungan Siap Amankan Haul Mbah Hamid

GABUNGAN: Personel gabungan saat mengikuti apel gelar Pasuruan di halaman mapolresta Kamis (15/11). Personel itu akan mengamankan jalannya Haul KH Abdul Hamid yang berlangsung besok. (Foto M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah diperkirakan bakal menghadiri acara Haul ke-37 KH Abdul Hamid Pasuruan. Untuk itu, berbagai persiapan juga mulai dilakukan. Salah satunya kesiapan personel aparat yang akan mengamankan rangkaian acara tersebut.

Polres Pasuruan Kota mengerahkan ratusan personel dari berbagai fungsi demi lancarnya agenda haul ulama kharismatik tersebut. Sebanyak 600 personel gabungan hadir dalam apel gelar Pasuruan di halaman gedung Abdurahman, Mapolres Pasuruan Kota, Kamis (15/11) pagi.

“Kami ingin memastikan kesiapan personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan jalannya acara haul Kiai Hamid. Mulai pra, hari H pelaksanaan, hingga pasca digelar acara,” kata Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto.

Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan secara terpadu. Oleh karena itu, pengamanan yang dilakukan bakal melibatkan semua unsur. Baik dari unsur aparat, pemerintah, hingga masyarakat. Endy merinci, sebanyak 300 personel diantaranya merupakan anggota Polri. Selebihnya, merupakan personel TNI, Satpol PP, Dishub, Senkom, BPBD, dan Banser.

Perwira polisi dengan tiga setrip dibahu itu juga menyinggung, pengamanan terhadap acara haul yang telah menjadi tradisi itu merupakan bentuk kegiatan moral. Oleh karenanya, dia meminta seluruh personel agar memberikan pengamanan secara humanis dan santun.

“Kami juga menyediakan 1 pleton polwan yang akan menjaga keamanan jamaah putri. Kami harap, dengan persiapan yang matang ini acara bisa berlangsung aman dan lancar,” tegasnya.

Puncak haul KH Abdul Hamid sendiri akan digelar pada Sabtu (17/11). Seperti tahun sebelumnya, para jamaah akan memenuhi sejumlah lokasi baik di lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah, Kelurahan Kebonsari, Kota Pasuruan, alun-alun dan sejumlah jalan kota.

Untuk itu, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk menghindari penumpukan kendaraan. Jalan alun-alun, Jalan Wahid Hasyim, Jalan KH Abdul Hamid (Jalan Jawa), Jalan Sumatera, Jalan Diponegoro, Jalan Kartini dan Jalan Sulawesi akan ditutup sejak Jumat (16/11) malam.

Selain itu, semua kendaraan besar dari arah Probolinggo akan dialihkan ke Jalur Lingkar Selatan (JLS). Sedangkan kendaraan kecil dan pribadi dari arah Probolinggo yang melewati Jalan Veteran akan dialihkan ke selatan tembus ke JLS.

“Kemudian yang dari Kebonagung, kendaraan besar juga akan dialihkan lewat JLS,” ungkap KBO Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Yudi Prasetyo.

Satlantas juga telah menentukan sejumlah titik sebagai kantung parkir jamaah haul. Dari arah timur, sisi kiri sepanjang Jalan Pahlawan akan dijadikan lahan parkir kendaraan jamaah. Sementara di sisi selatan, kantung parkir di sepanjang Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Gajah Mada.

“Kami antisipasi jika memang di titik-titik tersebut tidak muat. Area terminal wisata juga akan disiapkan sebagai lahan parkir. Namun antisipasi saja, menyesuaikan kondisi di lapangan nanti,” ucap Yudi. (tom/fun)