Rumah Dilalap Api, Ibu asal Plampang Paiton Ini Alami Luka Bakar

PAITON-Warga Dusun Krajan RT 4/ RW 2, Desa Plampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dibuat panik, Jumat pagi (16/11). Itu setelah rumah milik pasangan suami-istri (pasutri) Siti Amriya, 31 dan Syaifuddin, 36 dilalap si jago merah.

Selain menimbulkan kerugian hingga ratusan juta imbas banyaknya yang barang terbakar, korban Siti Amriya juga alami luka bakar.

HANGUS: Petugas damkar saat melakukan pembasahan di rumah Amriya yang dilalap api. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 08.00 pagi. Kebakaran itu bermula saat korban Amriya sedang memasak pentol di dapur rumahnya yang terbuat dari gedek.

Amriya memasak menggunakan kompor tungku dengan kayu bakar. Nah, saat tengah memasak, ia meninggalkan sebentar aktivitasnya untuk membeli bawang prei di toko pracangan tak jauh dari rumahnya.

Saat hendak kembali ke rumahnya, Amriya dibuat terkejut lantaran mendengar rumahnya terbakar. Api berkobar di dapur rumahnya. Meski begitu, ia tiba-tiba tetap nekat masuk dapur.

“Saya masuk ke dapur meski ada api. Sebab, saya mau melepas regulator gas elpiji. Khawatir nanti meledak dan buat rumah tetangga juga ikut terbakar,” kata Amriya saat ditemui di RSUD.

Walhasil, Amriya pun akhirnya mengalami sejumlah luka bakar dan harus dilarikan ke RSUD. Kebakaran itu juga merembet ke rumah samping kanan dan kiri, serta belakang korban. Namun tak membakar keseluruhan rumah tetangga.

“Kerugian total sekitar Rp 225 juta. Korban juga ada yang alami luka bakar dan dirawat di Puskesmas Paiton,” kata Camat Paiton M. Yasin. (mas/mie)