Menikmati Keindahan Bromo dari Atas Paramotor

SUKAPURA – Keindahan Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sudah terkenal. Setiap tahun ratusan ribu wisatawan datang ke Bromo untuk melihat langsung keindahannya.

Jika selama ini banyak yang menikmati kawasan Gunung Bromo dari atas menggunakan drone, kali ini bisa secara langsung dengan menggunakan paramotor. Minggu (18/11), komunitas pecinta paramotor menikmati keindahan Bromo dari atas. Kegiatan ini juga dilakukan sembari latihan.

Salah seorang penerbang paramotor Agung Priadjatmiko mengatakan, meski keindahan yang ditawarkan sangat luar biasa, menerbangkan paramotor di kawasan Kaldera Bromo tidak mudah. Tipikal angin lokal yang tidak terpengaruh angin Bromo menjadi tantangan tersendiri.

“Pengaruh turbulensi yang terjadi di areal laut Pasir Bromo penyebabnya. Karenanya, menyulitkan parasut untuk mengembang. Untuk bisa terbang waktu terbaik dengan paramotor dari laut pasir adalah pagi dan sore hari. Ketika kecepatan dan arah angin relatif stabil,” ujarnya.

Untuk bisa menerbangkan paramotor juga membutuhkan kegigihan. Selain itu, juga dibutuhkan perhitungan yang tepat. Menurut Agung, salah sedikit bisa-bisa, nyawa menjadi taruhan. “Jadi, harus benar-benar tepat. Tidak boleh sembarangan. Jika ingin terbang, harus ada pendamping yang benar-benar ahli atau bisa tandem,” ujarnya.

Dalam latihan itu, bukan hanya orang dewasa yang melakukan penerbangan. Ada juga anak-anak. Mereka para atlet paramotor. “Tetap dengan pengawasan instruktur dan orang dewasa. Jika sudah mahir, bisa langsung melakukan penerbagangan sendiri,” ujarnya.

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Lisa Wibowo, mencoba terbang menggunakan paramotor. Dia tandem dengan pencinta paramotor. Menurutnya, hanya perasaan bahagia yang ada dibenaknya ketika melakukan penerbangan. “Berdebar-debar saya rasakan saat paramotor melintas di atas bibir kawah aktif Bromo. Tapi, juga sangat takjub melihat keindahan Bromo dari atas. Ini baru pertama kalinya bagi saya,” ujarnya. (sid/rud)