Sempat Digadaikan, Mobil Rental Warga Bantaran Kembali, Pelaku Kabur

BANTARAN – Samsul Arifin, 45, warga Dusun Kaporan, Desa Patokan, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, kini bisa bernapas lega. Sebab, dua mobil rental yang digelapkan penyewanya telah kembali.

Dua mobilnya itu kembali setelah anggota Polsek Bantaran, Polres Probolinggo, mengamankannya dari tangan pengambil gadai.

Dua mobil itu berupa Daihatsu Xenia putih ber-nopol N 336 QB beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Serta, Toyota Avanza hitam ber-nopol N 1726 YE beserta STNK-nya.

Dua mobil ini berhasil diamankan Minggu (18/11) sekitar pukul 22.00. Namun, pelakunya, Eko Herman Felani, 34, masih buron. Kini, warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, itu masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Bantaran Iptu Jamhari mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari korban, Jumat (16/11) lalu. Setelah dua hari diselidiki, dua mobil ini diketahui berada di wilayah Kota Probolinggo. “Kami menelusuri laporan itu dan kami mendapatkan informasi ada di Kota (Probolinggo). Ternyata, (informasi) benar,” ujarnya.

Menurutnya, setelah berhasil menemukan dua mobil milik korban, pihaknya langsung mengamankannya. Dua mobil itu diamankan dari tangan para pengambil gadai. “Kami dapatkan mobil itu dari pengambil gadai, bukan dari pelaku,” ujar Jamhari.

Jamhari mengatakan, pelaku belum berhasil diamankan. Sebab, setelah menggadaikan dua mobil hasil rental itu, yang bersangkutan langsung kabur.

Namun, pihaknya memastikan tetap memburunya. “Mobil itu digadaikan kepada orang lain seharga Rp 30 juta per unit. Setelah itu, pelaku melarikan diri dan saat ini kami menetapkan pelaku dalam DPO,” ujarnya.

Jamhari menjelaskan, penipuan yang dilakukan Eko terjadi sekitar 5 September lalu. Saat itu, pelaku menyewa dua mobil seharga Rp 250 ribu per unit per hari. Kepada korban, pelaku mengaku hanya akan menyewa selama tiga hari. Tapi, hingga sebulan tidak dikembalikan.

“Pelaku menyewa dua kali. Yang pertama dikembalikan dan yang kedua ini tidak dikembalikan. Karena itu, pemiliknya melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Kini, kedua mobil itu telah diserahkan kepada pemiliknya. Namun, ketika mobil itu sewaktu-waktu dibutuhkan sebagai barang bukti, akan dipinjam kembali. “Langsung kami kembalikan. Ketika nanti dibutuhkan sebagai barang bukti, kami akan meminjam kembali kepada pemilik,” ujar Jamhari. (sid/rud)