Mulai Sosialisasikan UMK Kota Pasuruan Pekan Ini

PURWOREJO – Usai mengesahkan besaran upah minimum kota/kabupaten (UMK) tahun 2019, Pemprov langsung bergerak cepat. Pemprov berencana menyosialisasikan besarannya dalam pekan ini pada pengusaha dan perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan, Mahbub Effendi mengungkapkan besaran UMK Kota Pasuruan 2019 mendatang disahkan sebesar Rp 2.575.616. Besaran UMK ini lebih besar dari pengajuan awal sebesar Rp 2.233.641.

Ia mengaku belum dapat memastikan apakah Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Pasuruan menyanggupi besaran UMK 2019 ini atau tidak. Sebab, Disnaker masih menunggu hasil sosialisasi yang bakal disampaikan Pemprov pekan ini.

“Insya Allah, Pemprov bakal turun ke Kota Pasuruan untuk menyosialisasikan besaran UMK. Kami belum tahu terkait respon Apindo dan serika pekerja seluruh Indonesia (SPSI) Kota Pasuruan. Sebab, pengajuan kita kan lebih rendah dari besaran UMK,” jelasnya.

Terkait besaran UMK yang lebih tinggi dari pengajuan, Mahbub mengaku pihaknya sempat mendatangi provinsi senin lalu (19/11). Dari hasil koordinasi ini diketahui jika kebijakan Gubernur terkait penentuan UMK berbeda dengan perhitungan sebelumnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Pasuruan, Kosala masih enggan berkomentar terkait besaran UMK Kota Pasuruan pada 2019. Pasalnya, Apindo masih menunggu sosialisasi dari Disnaker dan Pemprov terkait besaran UMK.

“Besaran UMK 2019 untuk Kota Pasuruan masih belum kami ketahui. Jadi sampai saat ini, saya belum berani berkomentar,”terangnya. (riz/fun)