Korban Masih Telanjang saat Dibacok usai Berduaan Bareng Istri Pelaku

BANTARAN-Aksi pembacokan pada Hasyim, 38 di Dusun Alas Keluang, Desa Legundi, Kecamatan Bantaran pada 8 September lalu, direkonstruksi Polres Probolinggo dan Polsek Bantaran, Sabtu (24/11). Ada 28 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut.

Reka adegan tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00.  Rekonstruksi dilakukan mulai dari rumah pelaku hingga sawah, tempat korban dibacok oleh pelaku.

Dari rekonstruksi terungkap, korban dibacok saat berada di luar rumah. “Korban ini dibacok di luar rumah. Bukan di dalam rumah. Jadi, saat korban berusaha kabur dari rumah itu, korban dikejar dan kemudian dibacok oleh pelaku di sawah sekitar 50 meter dari rumah pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bantaran, Aiptu Beni Sugiharto.

Menurutnya,  aksi pembacokan itu bermotif asmara. Sebab,  saat pelaku Tohan pulang ke rumah malam sebelum kejadian itu,  ia melihat korban dan istrinya yang diketahui bernama Yuliati, 30 sedang berada di dalam kamar dalam keadaan telanjang.

Melihat hal itu,  kemudian pelaku marah. “Korban dalam kondisi telanjang di dalam kamar bersama istri pelaku. Karena itulah korban dibacok. Jadi korban lari dari rumah pelaku belum sempat berpakaian,” jelasnya.

Reka adegan itu sendiri disaksikan oleh ratusan warga sekitar. Warga ingin mengetahui bagaimana Tohan membacok korbannya. (sid/mie)