Demi Nikahi Kekasih, Perampok Ini Nekat Menyekap Sopir dan Rampas Truk

DITAHAN: Tersangka M. Imron Rosadi (kiri) dibekuk polisi setelah merampok sopir truk Dedik Setyawan, Selasa (27/11). Kamis (29/11) lalu, dia ditunjukkan kepada awak media. (Mukhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Warga Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, M. Imron Rosadi, 28, beralasan merampok karena ingin cepat mendapatkan uang. Duit itu akan dijadikan modal untuk menikahi kekasih hatinya.

Hal itu diungkapkan tersangka ketika ditunjukkan kepada awak media di Mapolres Pasuruan, Kamis (29/11). Imron mengaku akan menikah lima bulan lagi. Karenanya, ia berusaha mengumpulkan uang. Namun, malah harus berurusan dengan polisi.

Pria yang rambutnya dicat warga merah ini mengaku, sejatinya berani merampok sopir truk hanya ikut-ikutan temannya yang berinisial G. Kebetulan, ia sedang membutuhkan uang banyak untuk biaya pernikahan. Karenanya, tersangka nekat mengikuti ajakan G yang kini masih diburu polisi. “Saya akan menikah. Karena itu, saya butuh uang untuk biaya pernikahan,” ujar Imron.

Imron menceritakan, aksi perampokan itu dilakukannya Selasa (27/11) dini hari. Ia masuk truk yang dikemudikan Dedik Setyawan, 42, warga Desa Taman Kuncaran, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, yang tidak dikunci. Saat itu, korban sedang tidur di truknya ketika diparkir di tepi jalan dekat sebuah SPBU di Pasir Putih, Kabupaten Situbondo.

Bersama temannya, tersangka masuk truk korban. Korban yang sedang tidur langsung dibekap dan diikat. Dari Kabupaten Situbondo, korban bersama truknya dibawa ke Kecamatan Prigen dan disekap di sebuah vila. “Korban tidur di truknya. Saat itu truk itu diparkir di pom bensin Situbondo. Kami buka kedua pintu dan kemudian masuk. Kemudian korban saya ikat,” ujar Imron.

Di vila, korban disekap dan dijaga oleh Imron. Sedangkan rekannya meninggalkan vila sembari membawa truk hasil kejahatannya. Syukur, tersangka tertidur dan korban berhasil kabur. “Setelah itu polisi datang menangkap saya,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima mengatakan, tersangka ditangkap Rabu (28/11) lalu, setelah pihaknya memperoleh laporan dari korban. Kini, pihaknya masih memburu rekan tersangka yang berinisial G. “Kami masih melakukan pengejaran. Termasuk mencari truk bernopol AA 1522 YD yang dibawa kabur pelaku,” ujarnya. (one/fun)