Ditekuk Persinga, Kans Persekap Lolos 16 Besar Tipis

PASURUAN – Kans skuadra Persekap untuk melesat ke babak 16 besar Liga 3 Putaran Nasional tampaknya semakin tipis. Setelah meraup hasil sering dalam laga perdana melawan Kreasindo Fc, ambisi Persekap kembali terganjal. Kekalahan harus diterima saat menghadapi tuan rumah, Persinga Ngawi di Stadion Brantas Kota Batu, Kamis (29/11).

Sejak kick off babak pertama, tim tuan rumah langsung menggencarkan serangan ke pertahanan Persekap. Tim besutan Asyari Cahyani itu bahkan terkungkung, tak dapat membendung serangan yang bertubi-tubi. Gol perdana untuk Persinga Ngawi kemudian tercipta di menit ke 11.

“Di awal pertandingan kami memang dikurung. Kemudian anak-anak bisa samakan gol,” kata Manajer Persekap, Moch Saikhu.

M Sholeh berhasil mencatat namanya di papan skor untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hasil seri sementara itu, membuat performa pemain Persekap kembali bangkit.

Jual beli serangan pun terjadi. Tak sedikit peluang yang didapat Bayu Handika cs. Begitu pula saat memasuki babak kedua. Tim tuan rumah berupaya keras untuk tampil menekan.

Gol kedua untuk Persinga Ngawi terjadi di menit ke 62. Saikhu cukup kecewa dengan keputusan wasit terkait gol yang menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah itu.

“Berawal dari corner kick lalu di heading pemain lawan hingga mengarah ke gawang Persekap. Pemain kami berusaha melakukan heading. Bola belum masuk garis, bahkan pertandingan masih berlanjut. Tapi tetap dianggap gol,” urai dia.

Meski begitu, Saikhu akan tetap menerima kekalahan timnya. Namun ia berharap ada ketegasan dari Asprov Jatim soal kejanggalan tersebut. “Kami akan lalui prosedur. Kami konsultasikan dengan Asprov terkait kejanggalan yang ada dalam pertandingan ini,” jelasnya.

Meski peluang lolos ke babak 16 besar sangat tipis, Saikhu mengaku optimistis timnya masih punya kemauan kuat untuk memaksimalkan laga terakhir. Persekap akan berhadapan dengan Celebest Fc Minggu (2/12) mendatang.

“Target kami tetap harus menang di laga terakhir. Selanjutnya, kita hanya berharap spoftifitas dan fair play tetap dijunjung tinggi. Tidak ada main mata antar tim,” pungkas dia. (tom/fun)