10.561 KPM Tambahan Penerima PKH di Pasuruan Tunggu Kepastian

DISTRIBUSIKAN KARTU: Sejumlah warga menerima kartu PKH di Kecamatan Rembang awal 2018. Sejauh ini, adanya tambahan 10.561 KPM penerima PKH di Kabupaten Pasuruan masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Adanya tambahan 10.561 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan, sejauh ini belum jelas nasibnya. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan juga masih menunggu kepastian, apakah mereka masuk data kuota penerima PKH tahun depan atau tidak.

Koordinator PKH Kabupaten Pasuruan Hadi Prayitno mengatakan, pada pertengahan 2018, pendamping PKH sempat mendata dan memverifikasi Basis Data Terpadu (BDT) untuk penerima PKH tambahan. “Dari hasil verifikasi ketemu 10.561 KPM tambahan. Namun, penambahan sementara ditunda dan tidak jadi mendapatkan dana PKH tahun ini,” ujarnya.

Sampai menjelang akhir tahun ini, pendamping PKH juga belum memastikan apakah data tambahan itu akan masuk sebagai tambahan penerima pada 2019. Hadi mengatakan, dalam rapat koordinasi terakhir se-Indonesia, tahun depan Kemensos memberikan 10 juta kuota se-Indonesia. Jumlah itu kurang lebih sama dengan tahun ini.

Sementara, sampai akhir tahun ini jumlah penerima PKH di Kabupaten Pasuruan mencapai 87.721 KPM. Jumlah data terakhir ini dipastikan sebagai penerima PKH di awal tahun depan. Sedangkan, tambahan sebanyak 10.561 KPM itu masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat. Yakni, apakah bisa ditambah di penerima tahun 2019 atau tidak.

“Kalau dari kuota 10 juta masih ada sisa, bisa ada tambahan ke daerah-daerah. Tapi, kami tunggu terkait kepastian jumlah tambahan KPM tahun depan,” ujarnya. (eka/rud)