Boncengan Tiga, Motor Tabrak Mobil di Kedungsupit, 1 Tewas, 3 Luka

WONOMERTO-Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Bantaran, masuk Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu malam (5/12). Motor yang melaju zigzag menabrak mobil.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekitar

pukul 18.30. Kecelakaan diduga terjadi akibat pengendara motor kurang berhati-hati.

“Menurut keterangan sejumlah saksi, termasuk bekas roda setelah dianalisis petugas laka, pengendara motor melaju kencang dan zigzag sebelum kecelakaan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Rizal.

Kecelakaan itu sendiri bermula saat korban Marsiman melajukan motornya, Yamaha V-Ixion tanpa pelat nomor di Jalan Raya Bantaran. Ia tidak sendirian, Marsiman membonceng Yani, 19 dan Wahyudi, 19.

Mereka bertiga bertetangga di Dusun Krajan, RT 8/RW 2, Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Saat itu, motor melaju dari selatan ke utara. Motor melaju dengan kecepatan tinggi dan berjalan zigzag. Sampai di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan sebuah mobil jenis station wagon dari arah berlawanan.

Diduga karena melaju terlalu kencang itu, korban tidak bisa mengendalikan motornya. Motor lantas menabrak mobil bernopol N 715 RE yang dikendarai Abdul Qodir, 30, bersama dua rekannya. Yaitu, Sutarjo Rudi H dan Purwanto. Mereka bertiga warga Dusun Triwung, RT 9/3, Tempuran, Kecamatan Bantaran, Kabupatem Probolinggo.

Akibat kejadian tersebut, korban Abdul Qodir mengalami luka-luka. Dia langsung dilarikan ke RS Darma Husada Kota Probolinggo. Sedangkan Masirman yang mengemudikan motor, meninggal di lokasi kejadian.

Sementara dua rekanya yang dibonceng yakni Wahyudi dan Yani, hanya mengalami luka-luka. Keduanya dilarikan ke IGD RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo. Sedangkan Masirman langsung dibawa ke kamar jenazah.

“Akibat kecelakaan itu, satu korban meninggal dunia, dan tiga luka ringan. Adapun kerugian materil sekitar Rp 1 juta. Kecelakaaan itu terjadi akibat kurang berhati-hatinya pengendara motor tanpa pElat nomor itu,” terangnya. (rpd/hn)